RaebesiNews. com – Di balik kemajuan pertanian Kabupaten Malaka, terdapat peran penting penyuluh pertanian lapangan. Di era SBS–HMS, keberadaan penyuluh tidak hanya sebagai penyampai program, tetapi sebagai pendamping setia petani. Mereka hadir di tengah sawah, ladang, dan kebun, menjembatani pengetahuan modern dengan praktik lokal.
Penyuluh menjadi sumber informasi utama bagi petani terkait teknik budidaya, pengendalian hama, hingga manajemen usaha tani. Dengan pendekatan persuasif dan dialogis, penyuluh membantu petani memahami perubahan tanpa merasa digurui. Hubungan yang terbangun bersifat kemitraan, bukan instruksi sepihak.
Pemerintah daerah memperkuat kapasitas penyuluh melalui pelatihan dan dukungan operasional. Hal ini penting agar penyuluh mampu mengikuti perkembangan teknologi pertanian dan menjawab tantangan di lapangan. Dengan kapasitas yang memadai, penyuluh dapat memberikan solusi cepat dan tepat bagi petani.
Dampak kehadiran penyuluh terlihat dari meningkatnya adopsi teknologi pertanian. Petani mulai terbiasa menggunakan benih unggul, mengatur jarak tanam, dan menerapkan pola tanam serempak. Perubahan ini berdampak langsung pada peningkatan produktivitas dan kualitas hasil panen.
Penyuluh pertanian di Malaka adalah wajah nyata negara di desa. Melalui kerja senyap namun konsisten, mereka berkontribusi besar dalam membangun pertanian yang maju, mandiri, dan berkelanjutan di era kepemimpinan SBS–HMS.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











