RaebesiNews.com – Era SBS–HMS ditandai dengan dorongan kuat terhadap diversifikasi pertanian. Selain padi sebagai komoditas utama, jagung dan hortikultura mulai dikembangkan secara serius untuk meningkatkan pendapatan petani.
Pemerintah daerah mendorong petani memanfaatkan lahan secara optimal sesuai karakter wilayah. Jagung dikembangkan di lahan kering, sementara hortikultura tumbuh di wilayah dengan akses air yang baik.
SBS menilai diversifikasi penting untuk mengurangi risiko gagal panen dan fluktuasi harga. Dengan banyak pilihan komoditas, petani memiliki sumber pendapatan yang lebih stabil.
HMS menambahkan, hortikultura memiliki nilai ekonomi tinggi dan peluang pasar yang luas. Pemerintah daerah terus mendorong petani agar berani mencoba dan didampingi secara teknis.
Diversifikasi ini membuat pertanian Malaka semakin dinamis dan adaptif terhadap tantangan zaman.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









