RaebesiNews.com – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Malaka selama tiga hari berturut-turut menyebabkan genangan air, saluran drainase meluap, dan tanah longsor di sejumlah titik. Salah satu kejadian terjadi di Dusun Wemalae, Desa Wehali, Kecamatan Malaka Tengah, pada Rabu (12/6/2025).
Akibat longsor tersebut, satu tiang listrik di wilayah itu roboh dan kabel listrik terputus. Meski tidak ada rumah warga yang rusak, namun akses listrik di sekitar lokasi sempat terganggu.
Baca Juga: SBS Tegaskan 5 Kapital Sebagai ASN: Loyal pada Aturan Hingga Etika Birokrasi
Menariknya, pada saat kejadian itu, Wakil Bupati Malaka, Henri Melki Simu (HMS), kebetulan melintas di wilayah tersebut. Melihat langsung kondisi tiang listrik yang roboh, HMS tanpa ragu segera menghubungi pihak PLN Betun dan meminta agar dilakukan perbaikan secepatnya.
“Ini situasi darurat. Listrik sangat dibutuhkan warga, apalagi di musim hujan seperti ini,” ujar HMS di lokasi kejadian.
Tak berselang lama, tim teknis PLN tiba dan langsung melakukan perbaikan. HMS tampak tetap berada di lokasi dan memantau langsung proses penegakan kembali tiang listrik tersebut bersama para petugas.
Baca Juga: Simon Nahak dan Hobi Bagi Sembako Saat Banjir: Beda dengan SBS-HMS yang Bangun Tanggul
Foto-foto yang diabadikan pada pagi hari, Kamis (13/6/2025), memperlihatkan kehadiran HMS bersama tim teknis PLN serta sejumlah warga yang ikut menyaksikan proses perbaikan tersebut.
Langkah cepat Wakil Bupati HMS mendapat apresiasi dari warga setempat yang merasa terbantu dan diperhatikan secara langsung oleh pemerintah daerah.
“Kami senang karena pemimpin seperti beliau tidak tinggal diam. Begitu lihat kondisi, langsung ambil tindakan,” ungkap seorang warga di lokasi.
Baca Juga: Ans Taolin Apresiasi Pemda Malaka: Ada Kerja Nyata untuk Rakyat
Kepedulian HMS terhadap kebutuhan mendesak warga kembali menunjukkan komitmennya sebagai pemimpin yang responsif dan hadir secara nyata di tengah masyarakat.
Di saat banyak pejabat menunggu laporan, HMS memilih bergerak. Ia memahami bahwa kadang satu tiang listrik yang rubuh bisa berarti gelapnya malam bagi satu dusun.
Dengan tiang listrik yang kini sudah kembali berdiri tegak dan kabel tersambung, warga Dusun Wemalae bisa kembali menikmati aliran listrik seperti biasa.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









