RaebesiNews.com – Pagi di Malaka tak lagi sekadar embun dan lumpur sawah. Di banyak desa, petani kini bekerja dengan rasa percaya diri yang baru. Di era kepemimpinan SBS–HMS, sawah tidak lagi ditinggalkan sendirian menghadapi musim. Pemerintah hadir, menyingsingkan lengan baju bersama petani.
Program pengolahan lahan gratis dan perbaikan irigasi menjadikan pertanian Malaka bergerak dari bertahan hidup menuju kemandirian. Dengan air dari Bendung Benenai yang mengalir teratur, sawah bisa ditanami hingga tiga kali setahun. Bagi petani, ini bukan sekadar program, melainkan perubahan nasib.
Pagi di Malaka tak lagi sekadar embun dan lumpur sawah. Di banyak desa, petani kini bekerja dengan rasa percaya diri yang baru. Di era kepemimpinan SBS–HMS, sawah tidak lagi ditinggalkan sendirian menghadapi musim. Pemerintah hadir, menyingsingkan lengan baju bersama petani.
Program pengolahan lahan gratis dan perbaikan irigasi menjadikan pertanian Malaka bergerak dari bertahan hidup menuju kemandirian. Dengan air dari Bendung Benenai yang mengalir teratur, sawah bisa ditanami hingga tiga kali setahun. Bagi petani, ini bukan sekadar program, melainkan perubahan
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









