RaebesiNews.com – Pembangunan jalan desa dan jalan produksi menjadi salah satu prioritas utama Pemerintah Kabupaten Malaka di era kepemimpinan SBS–HMS. Jalan dipandang sebagai urat nadi ekonomi rakyat yang menghubungkan kebun, sawah, pasar, serta pusat pelayanan publik.
Sebelum dilakukan peningkatan, banyak sentra pertanian di Malaka mengalami kesulitan akses akibat kondisi jalan yang rusak. Hal ini berdampak pada tingginya biaya angkut dan seringnya hasil panen terlambat sampai ke pasar. Kondisi tersebut secara langsung merugikan petani.
Pemerintah daerah kemudian melakukan rehabilitasi dan peningkatan jalan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran. Fokus diarahkan pada jalan desa dan jalan produksi yang benar-benar digunakan masyarakat. Pendekatan ini dinilai lebih tepat sasaran.
Wakil Bupati HMS menegaskan bahwa jalan produksi sangat menentukan pendapatan petani. Dengan akses yang baik, hasil panen tidak terbuang dan biaya transportasi dapat ditekan. Dampaknya, keuntungan petani meningkat.
Selain mendorong ekonomi, jalan yang baik juga mempercepat pelayanan sosial. Anak-anak lebih mudah ke sekolah dan masyarakat dapat menjangkau fasilitas kesehatan dengan cepat. Infrastruktur jalan memberi dampak lintas sektor.
Bupati SBS menekankan agar pembangunan jalan dilakukan sesuai spesifikasi teknis. Pengawasan lapangan terus dilakukan agar mutu pekerjaan terjaga. Pemerintah tidak ingin rakyat menanggung akibat dari jalan yang cepat rusak.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











