Daerah  

Ayo Bangun NTT dari Perbatasan: Jalan Welaus-Kusa Kini Dibangun

Screenshot 2025 08 02 10 37 37 37 6012fa4d4ddec268fc5c7112cbb265e7 1496140098

RaebesiNews.com – Proyek pembangunan jalan segmen panjang Welaus-Kusa di Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur, akhirnya terealisasi.

Ini adalah bukti nyata komitmen Gubernur NTT, Emanuel Melki Laka Lena, dan Wakil Gubernur Johnny Asadoma, yang dikenal dengan slogan “Melki-Jhoni,” untuk membangun infrastruktur dari wilayah perbatasan.

Dengan nilai kontrak mencapai Rp 6.323.903.300, proyek ini didanai melalui Dana Bagi Hasil (DBH), Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), serta Spesifik Grand (SG).

Pelaksanaan proyek ini melibatkan PT Kreatif Timor Mandiri sebagai kontraktor pelaksana dan diawasi oleh Saba Consult.

Menurut Agustinus Nahak, anggota DPRD Provinsi NTT dari Fraksi Golkar, proyek ini adalah wujud nyata perhatian pemerintah provinsi terhadap keluhan masyarakat Malaka yang selama ini harus menempuh perjalanan hingga 2-3 jam untuk mencapai Atambua.

“Di tengah pengetatan anggaran, pemerintah tetap memperhatikan jalan Welaus-Kusa. Ini membuktikan bahwa Gubernur Melki-Jhoni benar-benar mendengarkan aspirasi masyarakat Malaka,” ujar Agustinus.

Lebih lanjut, Agustinus menambahkan bahwa kolaborasi antara pemerintah provinsi dan kepemimpinan Kabupaten Malaka, di bawah Bupati Stefanus Bria Seran (SBS) dan Wakil Bupati Henri Melki Simu (HMS), semakin memperkuat sinergi pembangunan di daerah perbatasan.

Proyek ini dijadwalkan selesai dalam waktu 120 hari kalender dengan masa pemeliharaan selama 1095 hari kalender.

Dengan pembangunan ini, masyarakat berharap waktu tempuh antara Welaus dan Kusa dapat dipangkas, serta meningkatkan perekonomian lokal melalui akses transportasi yang lebih baik.

“Proyek ini terlaksana berkat partisipasi masyarakat yang taat membayar pajak. Ini adalah bukti bahwa pembangunan infrastruktur bisa berjalan dengan baik jika ada kolaborasi yang solid antara pemerintah dan rakyat,” pungkas Agustinus.

Masyarakat Malaka pun menyambut positif proyek ini sebagai langkah strategis membangun NTT dari perbatasan.***

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini

+ Gabung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *