Terisolasi Saat Banjir, Warga Numbei Kini Segera Miliki Jembatan

1773849241833.IMG 20260318 144843 682 scaled 1 scaled
banner 468x60

Malaka, 18 Maret 2026 –

Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran (SBS), meninjau langsung progres pembangunan Jembatan Gantung Numbei–Kakaniuk bersama kepala perangkat daerah dan tim pendamping, Rabu (18/3/2026).

Scroll kebawah untuk lihat konten
Mau usaha anda di lihat ribuan orang?  Klik Disini!!!
banner 336x280

Dalam keterangannya kepada wartawan, Bupati menegaskan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan kebutuhan dasar masyarakat, mengingat wilayah Numbei kerap terisolasi saat musim hujan akibat banjir.

“Setiap musim hujan masyarakat tidak bisa melakukan perjalanan ke pusat ekonomi. Mereka tidak bisa menjual hasil hutan, pertanian, maupun ternak serta memenuhi kebutuhan hidupnya,” ujarnya.

Menurut Bupati, tugas utama seorang pemimpin adalah menganalisis persoalan yang dihadapi rakyat dan menghadirkan program untuk mengatasinya. Selain itu, pemimpin juga harus memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi agar kehidupan mereka tidak terganggu.

Ia menyebut, pembangunan jembatan di wilayah yang terisolasi oleh sungai juga sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia yang mendorong pembangunan ribuan jembatan di seluruh Indonesia.

“Semua daerah yang terisolasi karena sungai harus dibangun jembatan. Apa yang kami lakukan di Malaka ini sejalan dengan perintah Bapak Presiden,” katanya.

Bupati mengaku terenyuh setelah menyaksikan tayangan tentang seorang ayah yang membangun jembatan darurat dari kayu agar anaknya tidak terlambat mengikuti ujian saat banjir.

“Hal seperti itu tidak boleh terus terjadi. Karena itu pemerintah harus hadir,” tegasnya.

Ia optimistis, kehadiran Jembatan Gantung Numbei akan membawa dampak besar bagi masyarakat, meskipun nilai proyeknya tidak sebesar jembatan permanen.

“Ini kebanggaan bagi masyarakat. Sejak Indonesia merdeka, mereka terisolasi dan baru sekarang dibangun jembatan,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mengingatkan Dinas PUPR dan pihak terkait agar mengerjakan proyek secara serius dan berkualitas, serta mendokumentasikan seluruh proses dengan baik.

“Kerja harus berkualitas karena yang dilihat adalah hasil akhir. Data harus akurat agar bisa dipertanggungjawabkan,” katanya.

Meski berada di tengah masa libur panjang nasional, Bupati menegaskan bahwa kepala daerah tidak boleh berhenti bekerja.

“Kita yang kepala ini tidak ada libur. Rakyat membutuhkan kehadiran kita untuk mengatasi persoalan mereka,” ujarnya.

Ia menambahkan, kunjungan ke sejumlah wilayah seperti Oekmurak, Oanmane, dan Lamea menunjukkan tingginya harapan masyarakat terhadap pemerintah, terutama dalam merealisasikan program yang telah dijanjikan.

Pembangunan Jembatan Gantung Numbei–Kakaniuk diharapkan segera rampung dan dapat digunakan masyarakat untuk mendukung aktivitas ekonomi serta mobilitas warga sepanjang tahun.

Editor : Boni Atolan

banner 336x280

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RaebesiNews.Com

+ Gabung