Bupati Malaka SBS Hadiri Rapat ASPEKSINDO, Dorong Optimalisasi Potensi Laut Sepanjang 82,94 Kilometer

Reporter : Frido Umrisu Raebesi Editor: Redaksi RaebesiNews.com
IMG-20260828-WA0018(1)
Bupati Malaka SBS Hadiri Rapat ASPEKSINDO, Dorong Optimalisasi Potensi Laut Sepanjang 82,94 Kilometer

RaebesiNews.com – Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran (SBS), menghadiri Rapat Badan Pengurus Asosiasi Pemerintah Kabupaten Pesisir Seluruh Indonesia (ASPEKSINDO) yang berlangsung di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, Banten, Kamis (27/8/2026).

Rapat yang mengusung semangat “Satu Laut, Sejuta Manfaat” tersebut membahas sejumlah agenda strategis organisasi, terutama dalam memperkuat sinergi pemerintah daerah dengan pemerintah pusat dalam pengelolaan dan pengembangan potensi wilayah pesisir dan kelautan.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Mau usaha anda di lihat ribuan orang?  Klik Disini!!!

Salah satu agenda yang dibahas adalah rencana pertemuan ASPEKSINDO dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) pada awal September 2026. Pertemuan tersebut diharapkan menjadi ruang untuk menyampaikan berbagai kepentingan dan kebutuhan daerah pesisir, sekaligus memperkuat koordinasi dalam pembangunan sektor kelautan dan perikanan.

Rapat juga membahas rencana pelaksanaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) ASPEKSINDO Tahun 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Kalimantan Barat pada awal Desember 2026.

Selain agenda tersebut, Badan Pengurus ASPEKSINDO turut membahas berbagai hal teknis yang berkaitan dengan kepengurusan serta program kerja organisasi ke depan.

Kehadiran Bupati Malaka bersama sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Malaka untuk memperkuat posisi daerah dalam forum pemerintah kabupaten pesisir di tingkat nasional.

Malaka Punya Garis Pantai 82,94 Kilometer

Kabupaten Malaka memiliki potensi kelautan yang besar. Berdasarkan dokumen Pemerintah Kabupaten Malaka, daerah ini memiliki garis pantai sepanjang 82,94 kilometer, yang membentang dari Kecamatan Kobalima Timur hingga Kecamatan Wewiku. Garis pantai tersebut mencakup lima kecamatan yang berbatasan langsung dengan laut.

Lima kecamatan pesisir tersebut yakni Kobalima Timur, Kobalima, Malaka Tengah, Malaka Barat dan Wewiku. Dokumen pemerintah juga mencatat adanya 25 desa pesisir yang berada di wilayah tersebut.

Potensi tersebut menjadi modal besar bagi Malaka untuk mengembangkan sektor perikanan tangkap, budidaya perikanan, pengolahan hasil laut, pariwisata bahari serta berbagai aktivitas ekonomi masyarakat pesisir.

Dokumen perencanaan Pemerintah Kabupaten Malaka juga menempatkan kawasan pesisir sebagai salah satu wilayah penting dalam pengembangan perikanan, termasuk kegiatan penangkapan ikan sepanjang garis pantai 82,94 kilometer.

Dengan kondisi geografis tersebut, keterlibatan Malaka dalam ASPEKSINDO menjadi strategis. Forum ini dapat menjadi ruang bagi pemerintah daerah untuk memperjuangkan kebijakan yang lebih berpihak kepada masyarakat pesisir sekaligus membuka peluang kerja sama dan investasi di sektor kelautan.

Bagi Malaka, laut bukan sekadar batas wilayah. Dengan garis pantai mencapai 82,94 kilometer, laut merupakan salah satu aset daerah yang memiliki potensi besar untuk menjadi sumber pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Semangat “Satu Laut, Sejuta Manfaat” pun menjadi relevan bagi Kabupaten Malaka: bagaimana kekayaan laut yang dimiliki dapat dikelola secara berkelanjutan, memberikan nilai tambah bagi daerah, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang menggantungkan hidupnya pada sumber daya pesisir dan laut.***

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RaebesiNews.Com

+ Gabung