Malaka –
Ikatan Mahasiswa Dawan “R” (IMADAR) Kefamenanu meminta Pemerintah Kabupaten Malaka, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Pemerintah Pusat, serta pihak PLN untuk segera memberikan perhatian serius terhadap kondisi masyarakat di Dusun Tudus, Desa Sanleo, Kecamatan Malaka Timur, Kabupaten Malaka, yang hingga saat ini masih mengalami keterbatasan akses listrik karena belum memiliki meteran listrik.
Berdasarkan hasil konfirmasi Ketua IMADAR Kefamenanu kepada Kepala Dusun Tudus, Agustina Min Fahik, melalui WhatsApp pada Kamis, 4 Juni 2026, pukul 07.00 WITA, diketahui bahwa dari total 125 Kepala Keluarga (KK) yang berada di Dusun Tudus, hanya 12 KK yang telah memiliki meteran listrik. Sementara itu, sebanyak 113 KK lainnya masih belum memiliki meteran listrik.
“Pagi To Ketua. Jumlah KK 125. Yang memiliki meteran 12, yang belum memiliki meteran 113. Karena ketidakmampuan masyarakat. Kalau hanya satu atau dua keluarga, mungkin masih bisa dibantu dengan menarik sambungan dari tetangga. Namun ini jumlahnya mencapai 113 KK,” ungkap Kepala Dusun Tudus, Agustina Min Fahik, melalui pesan WhatsApp.
Ketua IMADAR Kefamenanu, Marlianus Jeriyanto Manek, yang akrab disapa Jery Manek, menyampaikan bahwa kondisi tersebut sangat memprihatinkan. Menurutnya, sebagian besar masyarakat masih hidup dalam keterbatasan penerangan meskipun jaringan listrik telah tersedia di wilayah mereka.
“Listrik merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting dalam menunjang aktivitas masyarakat, mulai dari pendidikan, perekonomian, pelayanan sosial, hingga peningkatan kualitas hidup masyarakat desa. Karena itu, persoalan ini perlu mendapat perhatian serius dari semua pihak,” ujar Jery Manek.
Ia menegaskan bahwa IMADAR Kefamenanu meminta Pemerintah Kabupaten Malaka, Pemerintah Provinsi NTT, Pemerintah Pusat, dan PLN untuk segera mengambil langkah nyata agar 113 KK yang belum memiliki meteran listrik dapat segera memperoleh akses listrik yang layak.
“Kehadiran listrik bukan hanya soal penerangan, tetapi juga menyangkut kesejahteraan, produktivitas, dan masa depan masyarakat. Kami berharap ada solusi konkret sehingga seluruh warga Dusun Tudus dapat menikmati layanan listrik secara merata,” tegasnya.
IMADAR juga berharap adanya koordinasi yang baik antara pemerintah dan pihak terkait guna mempercepat proses pengadaan serta pemasangan meteran listrik bagi masyarakat Dusun Tudus.
Masyarakat Dusun Tudus berharap perhatian pemerintah tidak hanya berhenti pada pembangunan jaringan listrik, tetapi juga memastikan seluruh rumah tangga dapat menikmati manfaat listrik secara penuh. Dengan demikian, cita-cita pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat dapat benar-benar terwujud hingga ke pelosok desa.
Editor: Jery Manek
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RaebesiNews.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.















