Bupati Malaka Dukung Aksi Mahasiswa yang Membangun, Soroti Tantangan Kemiskinan dan Program Pembangunan Daerah

Screenshot 20250506 150123 Gallery 2581476216 1

RaebesiNews.com – Bupati Malaka, dr. Stefanus Bria Seran (SBS), menyatakan dukungannya terhadap aksi demonstrasi mahasiswa selama aksi tersebut bertujuan membangun dan membawa aspirasi positif bagi kemajuan daerah. Pernyataan ini disampaikan dalam sebuah forum terbuka bersama mahasiswa dan tokoh masyarakat di Betun pada awal Mei 2025. 

“Saya mendukung penuh gerakan mahasiswa yang membawa narasi membangun. Jika ada kritik atau masukan yang konstruktif untuk kemajuan Malaka, saya siap berdialog dan menindaklanjuti,” ujar dr. Stefanus. 

Ia menambahkan bahwa mahasiswa memiliki peran penting sebagai agen perubahan sosial dan kontrol terhadap kebijakan publik. “Jangan takut menyuarakan kebenaran. Pemerintah daerah terbuka terhadap kritik yang membangun,” tegasnya. 

Baca Juga: SBS HMS Siap Tempuh Jalur Hukum Jika Demo Berbau Fitnah: Jangan Warisi Sifat Penjajah

Tantangan Kemiskinan di Kabupaten Malaka

Kabupaten Malaka, yang merupakan salah satu daerah otonomi baru di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), masih menghadapi tantangan signifikan dalam mengurangi angka kemiskinan. Meskipun data resmi dari Badan Pusat Statistik (BPS) untuk tahun 2023 belum tersedia secara publik, data terakhir menunjukkan bahwa pada tahun 2022, persentase penduduk miskin di Kabupaten Malaka mencapai sekitar 28,5%. Angka ini lebih tinggi dibandingkan rata-rata provinsi NTT yang berada di kisaran 20%. 

Faktor-faktor yang mempengaruhi tingginya angka kemiskinan di Malaka antara lain keterbatasan infrastruktur, akses terhadap layanan kesehatan dan pendidikan, serta ketergantungan pada sektor pertanian subsisten. 

Program Pembangunan SBS-HMS: Menjawab Tantangan Daerah

Baca Juga: Bupati Malaka SBS dan Wakilnya HMS Fokus Kerja Untuk Rakyat, Tak Mau Layani Drama Politik

Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Malaka, dr. Stefanus Bria Seran (SBS) dan Henri Melki Simu (HMS), telah merancang dan melaksanakan berbagai program pembangunan yang menyasar sektor-sektor strategis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 

1. Sektor Kesehatan

Program kesehatan difokuskan pada peningkatan akses dan kualitas layanan kesehatan di seluruh wilayah Malaka. Langkah-langkah yang diambil meliputi pembangunan dan rehabilitasi fasilitas kesehatan, penyediaan tenaga medis yang kompeten, serta pelaksanaan program kesehatan preventif dan promotif untuk menurunkan angka penyakit menular dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan. 

2. Sektor Pertanian

Untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani, SBS-HMS mengimplementasikan program pertanian yang mencakup penyediaan benih unggul, pelatihan teknik pertanian modern, serta pembangunan infrastruktur pendukung seperti irigasi dan jalan usaha tani. Program ini mendapat apresiasi dari para petani karena dianggap menyentuh langsung kebutuhan mereka.  

Baca Juga: Diterjang Hujan, Wakil Bupati Malaka Bersama Tim Kementerian PUPR Tinjau Lokasi Sekolah Rakyat di Laleten

3. Infrastruktur

Pembangunan infrastruktur menjadi prioritas dalam upaya membuka keterisolasian daerah dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Proyek-proyek yang telah dilaksanakan meliputi pembangunan jalan dan jembatan, penyediaan listrik dan air bersih, serta pengembangan fasilitas umum lainnya yang mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat. 

4. Peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM)

SBS-HMS berkomitmen untuk meningkatkan kualitas SDM melalui program pendidikan dan pelatihan. Inisiatif yang dilakukan antara lain pemberian beasiswa bagi siswa berprestasi, pelatihan keterampilan bagi pemuda dan perempuan, serta peningkatan kapasitas aparatur pemerintah daerah untuk memberikan pelayanan publik yang lebih baik. 

Baca Juga: Diterjang Hujan, Wakil Bupati Malaka Bersama Tim Kementerian PUPR Tinjau Lokasi Sekolah Rakyat di Laleten

Harapan untuk Masa Depan

Bupati Stefanus menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan mahasiswa dalam mengatasi tantangan pembangunan di Malaka. “Kita harus bekerja bersama untuk menciptakan perubahan positif. Mahasiswa sebagai generasi penerus memiliki peran strategis dalam mewujudkan visi pembangunan daerah,” katanya. 

Dengan dukungan dari berbagai pihak dan implementasi program-program strategis, diharapkan Kabupaten Malaka dapat mengurangi angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. ***

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini

+ Gabung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *