RAEBESINEWS.COM – Para tenaga honorer yang mengikuti seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap 2 tahun 2024 perlu memahami bahwa nilai ujian tinggi bukan jaminan utama untuk bisa diangkat sebagai PPPK penuh waktu.
Berdasarkan Keputusan Menteri PAN-RB Nomor 347 Tahun 2024, pemerintah menegaskan bahwa kelulusan seleksi PPPK Tahap 2 tidak hanya ditentukan oleh nilai tes, melainkan juga oleh tersedianya formasi dan peringkat antar peserta di masing-masing instansi yang dilamar.
Sistem Perangkingan Gantikan Passing Grade
Dalam seleksi tahun ini, sistem perangkingan menggantikan passing grade. Artinya, peserta bersaing langsung dengan pelamar lain dalam satu formasi. Hanya peserta dengan nilai tertinggi di formasi tersebut yang akan diangkat sebagai PPPK penuh waktu.
Baca Juga: Presiden Prabowo Subianto Melayat Eddie Nalapraya: Pejuang Pencak Silat dan Patriot Sejati
Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi peserta seleksi, terutama mereka yang melamar di instansi dengan tingkat persaingan tinggi.
Nilai tinggi sekalipun tidak akan menjamin kelulusan jika posisi sudah diisi oleh peserta lain dengan nilai lebih baik.
Sebaliknya, peserta dengan nilai sedang berpeluang lebih besar jika memilih formasi dengan sedikit peminat.
Baca Juga: Gubernur NTT Soroti Rendahnya Partisipasi Pendidikan Tinggi, Dorong Persiapan Siswa Sejak Dini
Bagi peserta yang tidak berhasil lolos sebagai PPPK penuh waktu, pemerintah memberikan alternatif sebagai PPPK paruh waktu. Langkah ini merupakan bentuk apresiasi terhadap pengabdian para honorer, khususnya di sektor pendidikan dan kesehatan.
Kebijakan ini memicu reaksi beragam. Banyak tenaga honorer yang merasa kecewa karena berharap nilai ujian tinggi otomatis menjamin kelulusan.
Namun, ada pula yang menilai sistem ini lebih adil karena memperhitungkan kebutuhan riil tenaga kerja dan ketersediaan formasi.
Baca Juga: Serena Cosgrova Francis, Srikandi Dari Kupang ke Panggung Nasional
Bagi tenaga honorer di daerah, berikut beberapa strategi yang perlu diperhatikan dalam menghadapi seleksi PPPK 2024:
- Pilih formasi secara cermat, perhatikan tingkat persaingan di masing-masing instansi.
- Fokus pada peningkatan kompetensi dan kesiapan administrasi.
- Pantau informasi resmi dari Kemenpan RB dan instansi yang membuka lowongan PPPK.
- Pahami bahwa sistem saat ini menekankan keseimbangan antara hasil ujian dan kebutuhan formasi.
Dengan memahami mekanisme seleksi secara utuh, para honorer diharapkan dapat menyusun strategi terbaik agar peluang menjadi ASN PPPK 2024 bisa dimaksimalkan.*
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RaebesiNews.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.






