Daerah  

Air Lancar, Petani Malaka Bisa Panen Dua Kali Berkat Langkah Cepat SBS–HMS

Screenshot 2025 10 12 19 46 19 65 96b26121e545231a3c569311a54cda96 1565030564

RaebesiNews.com – Perubahan besar sedang dirasakan para petani di seluruh Kabupaten Malaka. Jika sebelumnya hanya bisa menanam sekali dalam setahun, kini musim tanam kedua berjalan sukses di berbagai kecamatan. Hamparan sawah mulai menguning dan petani bersiap panen.

Stefanus, seorang petani di Desa Bereliku, Kecamatan Malaka Tengah, mengaku perubahan ini terjadi tanpa unsur politik.

“Ini tidak ada kepentingan politik. Hanya mau bilang terima kasih untuk bapak SBS dan bapak HMS. Air selama ini lancar sekali. Tahun kemarin mana ada kerja musim kedua,” ujarnya.

Turun ke Sawah Sejak Awal Menjabat

Sejak dilantik pada Februari 2025, Wakil Bupati Malaka, Henri Melki Simu (HMS), langsung menjadikan persoalan pengairan sebagai prioritas utama. Ia turun langsung ke sawah, mengecek titik-titik irigasi yang selama ini tersumbat dan tak berfungsi.

HMS menggandeng Dinas PUPR dan Dinas Pertanian Kabupaten Malaka. Sejumlah excavator mini dikerahkan untuk membuka saluran air di empat kecamatan utama:

1. Malaka Tengah
2. Kobalima
3. Malaka Barat
4. Weliman

Saluran yang tertutup lumpur dan rumput dibersihkan, sebagian bahkan digali ulang agar air bisa mengalir hingga ke petakan sawah terjauh.

Dari Satu Musim Tanam Jadi Dua

Dampaknya dirasakan luas. Para petani mulai menanam kembali setelah panen pertama. Sawah yang sebelumnya hanya produktif sekali, kini bisa ditanami dua kali dalam setahun.

Petani di berbagai wilayah mengaku baru kali ini air mengalir stabil dan merata.

“Biasanya habis panen selesai sudah. Sekarang bisa tanam lagi karena air tidak putus,” kata Stefanus menambahkan.

Di Malaka Barat dan Kobalima, sejumlah lahan yang dulunya identik dengan kekeringan kini berubah menjadi area siap panen.

Kerja Nyata yang Terlihat

Kolaborasi SBS–HMS dinilai menjawab keluhan klasik petani Malaka: air terbatas, hasil kecil, dan musim tanam pendek. Dengan keterlibatan langsung pimpinan dan lintas dinas, eksekusi di lapangan berjalan cepat dan tepat.

Kini para petani bukan hanya menanam, tapi merencanakan hasil panen ganda. Anak muda yang sebelumnya enggan ke sawah mulai ikut menggarap lahan keluarga.

Senyum para petani dari Malaka Tengah hingga Malaka Barat menjadi bukti perubahan:

Air mengalir,

Kerja lancar,

Panen bertambah.

Dan ucapan terima kasih kepada SBS–HMS mengalir bukan karena janji politik, tapi karena hasil nyata yang dirasakan langsung masyarakat.***

 

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini

+ Gabung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *