RAEBESINEWS.COM – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memerintahkan TNI Angkatan Udara untuk melengkapi pesawat Airbus A400M Atlas dengan modul ambulans udara dan perlengkapan penanggulangan kebakaran hutan.
Langkah ini dilakukan agar pesawat angkut strategis terbaru tersebut dapat menjalankan lebih banyak misi kemanusiaan dan penanganan bencana.
Prabowo menegaskan bahwa pesawat sebelumnya, C-130 Hercules, telah memiliki kontainer ambulans udara. Karena itu, ia meminta kemampuan serupa segera diaplikasikan pada A400M.
Baca Juga: Pesawat Raksasa A400M Baru Tiba, Langsung Dikerahkan ke Gaza? Ini Penjelasan Prabowo
“Jadi, ini nanti menambah kekuatan kita,” ujar Prabowo saat menyerahkan secara simbolis pesawat A400M kepada Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto di Baseops Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (3/11).
Menurut Prabowo, TNI berperan besar dalam pelayanan masyarakat saat bencana, termasuk evakuasi medis dan pemadaman kebakaran hutan yang kerap terjadi di Indonesia.
“Saya kira ini akan menambah kemampuan kita. Wilayah kita sangat besar, sebesar Eropa. Kemudian sekian belas ribu pulau, udara bagi kita sangat menentukan,” tegasnya.
Baca Juga: Langkah Besar Prabowo! Kirim Mahasiswa Indonesia Belajar Kedokteran ke Selandia Baru
Prabowo juga menyampaikan bahwa pembangunan kekuatan TNI tidak hanya diarahkan untuk menjaga kedaulatan, tetapi juga mendukung pembangunan nasional dan perlindungan masyarakat.
A400M Tambah Kekuatan Skuadron Udara 31
Pesawat A400M yang tiba hari ini di Bandara Halim Perdanakusuma menggantikan dan memperkuat armada angkut berat TNI AU di Skuadron Udara 31.
Baca Juga: Prabowo di KTT APEC 2025: Dunia Butuh Ketenangan untuk Pulihkan Ekonomi Global
Dengan kapasitas muatan besar, jangkauan jauh, serta kemampuan lepas landas di landasan pendek, A400M dinilai sangat cocok untuk operasi lintas kepulauan.
Dalam prosesi serah terima, Prabowo menyerahkan kunci pesawat kepada Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, yang kemudian meneruskan kepada KSAU Marsekal TNI M. Tonny Harjono.
Pengadaan pesawat ini merupakan bagian dari dua unit yang dipesan Kementerian Pertahanan pada 18 November 2021. Satu unit telah tiba, sementara unit kedua dijadwalkan datang pada 2026.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.





