RaebesiNews.com – Program kesehatan di era SBS–HMS tidak hanya berfokus pada pengobatan, tetapi juga mengedepankan pendekatan preventif dan promotif. Pemerintah daerah menyadari bahwa pencegahan penyakit jauh lebih efektif dan efisien dibandingkan pengobatan.
Melalui puskesmas dan tenaga kesehatan di desa-desa, edukasi tentang pola hidup bersih dan sehat terus digalakkan. Pemeriksaan kesehatan rutin, penyuluhan gizi, sanitasi lingkungan, dan imunisasi menjadi bagian penting dari strategi ini.
Menurut Bupati SBS, perubahan pola pikir masyarakat adalah kunci keberhasilan program kesehatan. “Kita ingin masyarakat sadar bahwa menjaga kesehatan dimulai dari diri sendiri,” ujarnya.
Wakil Bupati HMS menambahkan bahwa pendekatan preventif akan menekan beban pembiayaan kesehatan di masa depan. “Kalau penyakit bisa dicegah, anggaran bisa digunakan untuk penguatan layanan lainnya,” katanya.
Hasilnya mulai terlihat. Kesadaran masyarakat untuk memeriksakan kesehatan secara berkala meningkat. Penyakit yang sebelumnya sering terlambat ditangani kini dapat diketahui sejak dini.
Pendekatan ini juga melibatkan peran aktif masyarakat dan pemerintah desa. Kolaborasi lintas sektor menjadi kekuatan utama dalam menciptakan lingkungan yang sehat.
Di Malaka, kesehatan tidak lagi dipahami sebatas urusan rumah sakit, tetapi sebagai tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











