Wabup Malaka HMS Tegaskan Kades Turun ke Kebun, Petani Tak Tanam Jagung Terancam Dicoret dari Program Olah Lahan Gratis

Screenshot 2026 01 09 09 51 49 89 99c04817c0de5652397fc8b56c3b3817 327532237

RaebesiNews.com – Wakil Bupati Malaka, Henri Melki Simu (HMS), menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Malaka dalam mendorong peningkatan produksi jagung melalui pemanfaatan maksimal lahan pertanian yang telah dibantu pemerintah.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Mau usaha anda di lihat ribuan orang?  Klik Disini!!!

Penegasan itu disampaikan HMS saat menghadiri Panen Raya Jagung Serentak Nasional yang berlangsung di Desa Dirma, Kecamatan Malaka Timur, Kamis (8/1/2026).

Dalam arahannya, Wabup HMS secara khusus meminta para kepala desa untuk tidak hanya bekerja dari balik meja, tetapi turun langsung ke kebun rakyat guna memastikan lahan yang telah diolah oleh Dinas Pertanian benar-benar ditanami jagung oleh petani.

“Para kepala desa harus turun ke lapangan. Data semua petani yang lahannya sudah diolah Dinas Pertanian. Pastikan mereka menanam jagung,” tegas HMS di hadapan peserta panen raya.

HMS juga menyampaikan peringatan keras kepada petani yang telah menikmati fasilitas olah lahan gratis dari pemerintah namun tidak memanfaatkannya sesuai peruntukan.

Ia menegaskan, petani yang tidak menanam jagung di lahan yang sudah diolah harus dicatat dan diberi tanda khusus.

“Kalau ada yang lahannya sudah digarap tapi tidak tanam jagung, catat dan tandai orangnya. Supaya selama kepemimpinan SBS–HMS, dia tidak lagi dapat fasilitas olah lahan gratis,” tegasnya.

Menurut HMS, kebijakan ini bukan bentuk hukuman, melainkan langkah pendisiplinan agar bantuan pemerintah benar-benar berdampak pada peningkatan kesejahteraan petani dan ketahanan pangan daerah.

“Ini cara kita mendidik petani supaya bekerja dengan giat dan memanfaatkan bantuan pemerintah secara maksimal. Pemerintah sudah bantu, maka harus ada tanggung jawab untuk mengelola dan menanam,” ujarnya.

Ia menambahkan, sektor pertanian, khususnya jagung, menjadi salah satu fokus utama pembangunan di Kabupaten Malaka. Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan petani sangat dibutuhkan agar setiap program yang dijalankan tidak sia-sia.

Panen raya jagung serentak ini menjadi bagian dari program nasional dalam rangka memperkuat ketahanan pangan, sekaligus menunjukkan keseriusan Pemerintah Kabupaten Malaka di bawah kepemimpinan Stefanus Bria Seran dan Henri Melki Simu dalam mendorong produktivitas pertanian berbasis rakyat.***

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RaebesiNews.Com

+ Gabung