RaebesiNews.com – Suasana berbeda menyelimuti prosesi pelantikan 188 kepala sekolah dasar di Kabupaten Malaka, Jumat (20/06/2025). Bukan di gedung formal atau aula tertutup, tapi di bawah langit biru dan semilir angin laut di Pantai Taberek.
Sebuah panggung sederhana berdiri di bibir pantai, dengan deretan undangan dan keluarga para kepala sekolah yang hadir membawa semangat baru dalam dunia pendidikan.
Bupati Malaka, dr. Stefanus Bria Seran (SBS), yang turut hadir dan memberikan sambutan usai Wakil Bupati Henri Melki Simu (HMS) melantik para kepala sekolah, menyebut pelantikan di ruang terbuka seperti ini adalah bentuk penghormatan dan peningkatan kualitas demokrasi lokal.
“Pelantikan di alam terbuka seperti ini sangat terhormat dan berkualitas,” tegas SBS di hadapan ratusan hadirin.
Menurutnya, pelantikan di pantai memberikan akses luas bagi siapa pun yang ingin menyaksikan. Ruang terbuka tidak membatasi jumlah tamu, sehingga momentum bahagia itu bisa dibagi bersama keluarga besar masing-masing.
Baca Juga: Lebih dari Sekadar Salam: Makna Hormat SBS di Bibir Samudera Hindia
“Bapak ibu bisa datang dan ajak semua keluarga menyaksikan momentum bahagia ini,” ujar SBS, menyoroti nilai kebersamaan dalam pelantikan tersebut.
Ia juga membandingkan bila pelantikan digelar dalam gedung tertutup. Keterbatasan ruang bisa memicu kecanggungan bahkan konflik kecil.
“Siapa yang masuk dan siapa yang tidak masuk? Saya yakin pulang akan ribut karena yang lain tersinggung tidak bisa ikut menyaksikan pelantikan,” ungkap SBS.
Namun, di bawah langit luas dan iringan debur ombak, semua bisa duduk sejajar, menyatu dalam suasana santai namun sakral. Bupati SBS juga menambahkan bahwa pelantikan ini sekaligus menjadi momen rekreasi dan refleksi keluarga.
Baca Juga: Uang Rp1,8 Miliar Raib, BRI Klarifikasi: Server PT VSN Disusupi Hacker, Nasabah Diminta Waspada
“Semua keluarga bisa datang menyaksikan pelantikan sekaligus bertamasya di pantai, menikmati keindahan Pantai Malaka yang luar biasa,” ujar SBS sambil menatap garis cakrawala Samudera Hindia.
Pelantikan ini bukan hanya soal seremonial jabatan, tetapi juga bentuk pendekatan baru dalam pelayanan publik yang lebih inklusif, membumi, dan penuh makna.
Lokasi pelantikan di Pantai Taberek bukan hanya simbol keterbukaan, tetapi juga penghargaan terhadap kekayaan alam dan potensi wisata Kabupaten Malaka.
Dengan gaya kepemimpinan SBS-HMS yang khas, menggabungkan kesederhanaan dan kedekatan dengan rakyat, pelantikan ini menjadi lebih dari sekadar pengambilan sumpah jabatan. Ia menjelma menjadi pesta rakyat, tempat pendidikan, pariwisata, dan budaya bertemu dalam satu garis pantai.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.





