Ternyata Begini Isi Pembicaraan Prabowo dengan Tokoh Dunia Paul Keating

IMG 20251112 WA0084 3645993421

RAEBESINEWS.COM – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bertemu dengan mantan Perdana Menteri Australia, Paul Keating, untuk bertukar pandangan dan memperkuat kerja sama demi menjaga stabilitas kawasan Indo-Pasifik.

Pertemuan berlangsung di sela kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo ke Australia, Rabu (12/11).

Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh pertukaran gagasan konstruktif antara kedua tokoh. 

Baca Juga: Presiden Prabowo dan Albanese Teken Perjanjian Penting, Apa yang Sebenarnya Disepakati?

Prabowo menyampaikan apresiasi mendalam terhadap pandangan dan pengalaman Keating dalam bidang geopolitik serta ekonomi internasional.

“Saya kira sangat bagus. Beliau sangat berpengalaman, pemikirannya sangat jernih. Pengalaman beliau sangat banyak. Jadi saya merasa banyak sekali yang saya dapat dari pemikiran-pemikiran beliau,” ujar Prabowo usai pertemuan.

Prabowo mengungkapkan, diskusi keduanya mencakup berbagai isu strategis, mulai dari hubungan internasional, ekonomi global, hingga dinamika geoekonomi dan geopolitik kawasan.

Baca Juga: Bukan Cuma Diplomasi, Ini Pesan Filosofis Prabowo untuk Australia

“Pemikiran-pemikiran beliau sangat jernih dan luas. Ya, di bidang hubungan internasional, ekonomi, geoekonomi, dan geopolitik,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Presiden Prabowo juga menegaskan komitmen Indonesia untuk terus memperkuat hubungan bilateral dengan Australia sebagai tetangga dekat yang memiliki kepentingan bersama dalam menjaga keamanan dan kemakmuran regional.

“Kita harus tahu bahwa kita bertetangga, dan Indonesia berkepentingan punya hubungan baik dengan Australia. Demikian sebaliknya, kalau kita bekerja sama dengan baik di semua bidang, ini akan membawa manfaat yang sangat besar untuk kedua negara dan kawasan,” tegasnya.

Baca Juga: PM Australia Albanese Sebut Presiden Prabowo “My Friend”, Tanda Keakraban Dua Pemimpin Asia–Pasifik

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya diplomasi yang menegaskan posisi Indonesia sebagai mitra strategis Australia di tengah perubahan geopolitik dan ekonomi global yang terus berkembang.***

 

 

 

 

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini

+ Gabung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *