RAEBESINEWS.COM – Peresmian 166 Sekolah Rakyat oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1), menghadirkan momen mengharukan.
Seorang siswi kelas 4 Sekolah Rakyat Dasar 6 Palangkaraya, Nusyifa, dengan penuh keberanian menyerahkan sepucuk surat tulisan tangan kepada Presiden sebagai ungkapan terima kasih.
Surat sederhana itu menjadi simbol rasa syukur seorang anak yang kini dapat merasakan bangku sekolah berkat hadirnya program Sekolah Rakyat. Bagi Nusyifa, kesempatan mengenyam pendidikan bukan sekadar mimpi, melainkan harapan baru untuk masa depan.
Baca Juga: Prabowo Tegaskan Direksi BUMN Harus Bersih dan Kompeten: Tak Sanggup Mengabdi, Mundur Saja
Usai acara peresmian, Nusyifa menjelaskan bahwa surat tersebut berisi ucapan terima kasih kepada Presiden Prabowo atas upaya pemerintah menghadirkan pendidikan yang layak dan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga tertinggal.
“Terima kasih Bapak Prabowo karena telah membuat Sekolah Rakyat ini, sehingga saya dan teman-teman bisa merasakan bangku sekolah,” ujar Nusyifa polos namun penuh makna.
Tak hanya mengungkapkan rasa syukur, Nusyifa juga menuliskan harapan besar tentang masa depan dirinya dan teman-temannya.
Ia meyakini Sekolah Rakyat bukan sekadar tempat belajar membaca dan berhitung, melainkan ruang untuk membentuk karakter, kreativitas, dan jiwa kepemimpinan sejak dini.
“Sekolah ini yang akan merakit kami menjadi anak-anak yang kreatif, cerdas, dan memiliki jiwa kepemimpinan seperti Bapak,” tuturnya.
Dengan penuh keyakinan, Nusyifa bahkan membayangkan masa depan yang lebih jauh. Ia percaya anak-anak Sekolah Rakyat kelak akan tumbuh menjadi generasi yang mampu berkontribusi bagi bangsa dan negara.
“Mungkin 10 tahun ke depan kami akan menjadi orang yang sukses dan bisa membangun negeri ini. Tunggu kami ya, Bapak,” ucapnya mantap.
Kebahagiaan Nusyifa semakin lengkap ketika Presiden Prabowo merespons langsung dengan menyapanya dan bersalaman.
Momen singkat namun hangat itu meninggalkan kesan mendalam bagi siswi kecil tersebut.
Baca Juga: Prabowo Tegas ke Menteri: Tak Paham Pasal 33 UUD 1945, Lebih Baik Mundur!
Ke depan, Nusyifa berharap Sekolah Rakyat yang kini telah beroperasi di 166 titik di seluruh Indonesia dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak anak-anak yang membutuhkan akses pendidikan, sehingga tidak ada lagi anak Indonesia yang tertinggal dari hak dasarnya untuk belajar.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.





