Seleksi ASN 2025 Diperketat, Pemerintah Pastikan Transparansi dan Antikorupsi

Screenshot 20250814 150537 Google 2832774586

RAEBESINEWS.COM- Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya menghadirkan Aparatur Sipil Negara (ASN) berkualitas tinggi demi mendukung implementasi program Asta Cita.

Proses rekrutmen dilakukan secara ketat dan objektif, baik untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini menyampaikan hal tersebut saat meninjau pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) sekolah kedinasan di Kantor Regional III Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bandung, Jawa Barat, Rabu (13/8/2025).

Baca Juga: Aksi Unjuk Rasa di Pati Memanas, Kapolresta Minta Massa Tahan Diri

“Seleksi ini sejalan dengan arahan Presiden dalam Asta Cita, khususnya penguatan pembangunan SDM dan percepatan reformasi birokrasi. Kita ingin membentuk ASN yang adaptif, profesional, dan berdampak nyata,” ujarnya.

Rekrutmen dengan Sistem CAT

Rini menjelaskan, SKD sekolah kedinasan 2025 menggunakan Computer Assisted Test (CAT), sama seperti seleksi ASN pada umumnya. 

Sistem ini telah diterapkan lebih dari 10 tahun dan dinilai efektif menghasilkan penilaian objektif karena hasilnya dapat dilihat secara real-time.

Baca Juga: Bantuan PKH Cair Bulan Ini, Begini Cara Cek dan Besaran yang Didapat

Dengan CAT, peluang kecurangan seperti penggunaan joki atau praktik nepotisme dapat ditekan. “Kami memastikan proses seleksi ini transparan, objektif, dan ketat, sehingga menutup celah kecurangan,” kata Rini.

Diikuti Ribuan Peserta

Sebanyak 1.559 peserta mengikuti SKD sekolah kedinasan di Bandung. Ujian terdiri dari 110 soal yang harus dikerjakan dalam waktu 100 menit, meliputi Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensi Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP).

Pelaksanaan SKD berlangsung pada 11–26 Agustus 2025, dengan pengumuman hasil oleh masing-masing instansi pada 27–31 Agustus 2025.

Baca Juga: Apa yang Dibahas Prabowo di Rapat Tertutup Bersama Kapolri hingga Kepala BIN?

Seleksi lanjutan dijadwalkan 15–16 September 2025, dan pengumuman kelulusan akhir pada 7–18 September 2025.

Tahun ini, pemerintah membuka seleksi untuk tujuh sekolah kedinasan dengan total 3.252 formasi CPNS. 

“Presiden selalu menegaskan bahwa pembangunan SDM adalah prioritas utama bangsa, dan itu harus dimulai sejak proses seleksi yang transparan, adil, dan akuntabel,” pungkas Rini.***

Baca Juga: Ucapan “Dirgahayu” Sering Salah Tulis, Ini Aturan Benarnya

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini

+ Gabung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *