RaebesiNews.com – Bupati Malaka, dr. Stefanus Bria Seran (SBS), mengirimkan pesan singkat bernuansa simpatik kepada Wakil Bupati Ende menyusul gugurnya Perse Ende pada babak delapan besar ETMC XXXIV Ende 2025, yang berlangsung di Stadion Marilonga, Ende, Senin malam (01/12/2025).
Meskipun tim kebanggaan masyarakat Ende harus berhenti melaju di fase krusial tersebut, SBS menegaskan bahwa Kabupaten Ende tetap menyandang satu gelar yang tidak dapat direbut tim mana pun: tuan rumah terbaik dan paling fair.
Dalam pesannya, SBS menyampaikan rasa prihatin sekaligus penghargaan mendalam terhadap penyelenggaraan ETMC 2025 di Ende.
“Selamat pagi Pak Wabup Ende, turut prihatin atas gugurnya Perse Ende pada pertandingan delapan besar, mengikuti jejak nasib PS Malaka pada ETMC Ende 2025. Ada untungnya bagi Perse Ende bahwa Ende menjadi tuan rumah yang fair sesuai aturan. Perse Ende masih memiliki satu piala yang tidak bisa direbut tim lain: menjadi tuan rumah yang baik dan berhasil. Salam, SBS/Malaka.”
Menurut SBS, meskipun hasil pertandingan tidak berpihak kepada tuan rumah, Kabupaten Ende telah menunjukkan kualitas terbaik dalam mengorganisir turnamen sepak bola terbesar di NTT tersebut. Seluruh pertandingan berlangsung tertib, penuh sportivitas, dan mendapat apresiasi luas dari para peserta maupun pendukung yang hadir dari berbagai kabupaten/kota.
SBS menilai bahwa keberhasilan Kabupaten Ende sebagai tuan rumah adalah bentuk kemenangan moral yang jauh lebih penting dari sekadar trofi pertandingan. Penyelenggaraan ETMC yang sukses, aman, dan kondusif merupakan bukti bahwa masyarakat Ende mampu menjaga kehormatan daerah sekaligus mengangkat marwah sepak bola NTT.
Ia juga menyebut kegagalan Perse Ende dan PS Malaka sebagai bagian dari dinamika kompetisi. “Sepak bola selalu memberi dua sisi: ada yang menang, ada yang kalah. Yang paling penting adalah kehormatan, sportivitas, dan pelayanan sebagai tuan rumah. Ende sukses di semua itu,” demikian pandangan SBS yang disampaikan melalui jajarannya.
Ucapan SBS ini sekaligus menjadi penghormatan bagi Pemerintah Kabupaten Ende yang selama satu bulan lebih bekerja keras memastikan seluruh rangkaian ETMC berjalan baik: mulai dari kesiapan stadion, akomodasi tim, keamanan, hingga pelayanan publik bagi para tamu dan pendukung.
Dengan berakhirnya perjalanan Perse Ende di babak delapan besar, SBS berharap masyarakat Ende tetap bangga dengan pencapaian tim dan penyelenggaraan turnamen.
“Perse Ende mungkin gugur, tetapi nama baik Ende sebagai tuan rumah tetap berdiri paling tinggi,” tegasnya.
Turnamen ETMC Ende 2025 kini memasuki fase semifinal, namun jejak penyelenggaraan yang rapi dan penuh kehangatan dari Kabupaten Ende menjadi catatan positif yang akan dikenang oleh seluruh peserta dan pecinta sepak bola NTT.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.





