RAEBESINEWS.COM – Kedatangan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Sydney, Australia disambut antusias oleh para mahasiswa Indonesia yang tengah menempuh pendidikan doktoral di Negeri Kanguru.
Kunjungan kenegaraan singkat tersebut dinilai membawa harapan baru bagi masa depan pendidikan dan hubungan diplomatik antara Indonesia dan Australia.
Salah satu mahasiswa doktoral, Sultan, menyampaikan apresiasi atas langkah Presiden Prabowo yang dinilainya dapat mempererat hubungan bilateral kedua negara.
Baca Juga: Dua Isu Serius Dibahas Prabowo: Tambang Ilegal dan Ledakan di SMA 72
“Saya merasa sangat senang karena dengan kedatangan Pak Prabowo ini bisa bantu mempererat hubungan Indonesia–Australia,” ujar Sultan di Sydney, Selasa (11/11) waktu setempat.
Sultan menuturkan, di bawah pemerintahan Prabowo, hubungan kedua negara diharapkan semakin kuat dan berdampak positif terhadap kebijakan pendidikan, terutama dalam membuka kesempatan lebih luas bagi pelajar Indonesia untuk studi di luar negeri.
“Harapan saya supaya hubungan Indonesia–Australia semakin erat sehingga banyak kesempatan bagi teman-teman di Indonesia untuk dapat kuliah di luar negeri,” lanjutnya.
Baca Juga: Momen Haru di Kalibata, Prabowo Pimpin Renungan Suci: “Jangan Sekali-Sekali Lupakan Jasa Pahlawan”
Selain itu, Sultan juga menitipkan harapan agar perhatian Prabowo terhadap sektor pendidikan tak hanya fokus pada jenjang tinggi, tetapi juga menjangkau pendidikan dasar dan menengah di Indonesia.
“Saya harap ke depannya Bapak bisa melakukan kunjungan bagi siswa SD–SMA yang mungkin masih kesulitan mendapatkan akses pendidikan di Indonesia,” tambahnya.
Presiden Prabowo tiba di Bandar Udara Sydney Kingsford Smith pada pukul 22.00 waktu setempat atau 18.00 WIB. Ia tampak mengenakan pakaian safari cokelat dan peci hitam, serta disambut hangat oleh jajaran pejabat Australia.
Baca Juga: Suasana Haru di Kalibata, Kata-Kata Prabowo Ini Bikin Semua Peserta Terdiam
Mereka yang turut menyambut antara lain Menteri Luar Negeri Australia Penny Wong, Honourary Aide-de-Camp Brigadier Phil Bridie, Official Secretary to the Governor of New South Wales Colonel Michael Miller LVO RFD, Deputy Secretary International and Security Kendra Morony, Duta Besar Australia untuk Indonesia Rod Brazier, dan Deputi Kepala Protokol Premier’s Department Karina Cameron.
Sementara dari pihak Indonesia hadir Duta Besar RI untuk Australia Siswo Pramono serta Atase Pertahanan RI Laksamana Pertama Yusliandi Ginting.
Kunjungan singkat ini menjadi bagian dari agenda kenegaraan Presiden Prabowo dalam memperkuat diplomasi Indonesia dengan negara-negara sahabat, sekaligus membuka peluang kerja sama di berbagai sektor, termasuk pendidikan dan pertahanan.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.





