RAEBESINEWS.COM – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Kanada Mark Carney menandatangani Indonesia–Canada Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) dalam pertemuan bilateral di West Block, Parliament Hill, Kamis (24/9).
Dalam sambutannya, PM Carney secara khusus mengutip pidato Prabowo pada Sidang Majelis Umum PBB sehari sebelumnya.
“Kami bangga membangun hubungan dengan mitra yang menghadapi tantangan dengan harapan dan optimisme. Ketika saya mengatakan itu, saya mengutip pidato Anda yang fasih dan kuat di Majelis Umum kemarin,” kata Carney.
Baca Juga: Sejarah Baru: Indonesia–Kanada Tandatangani CEPA, Untungkan Pekerja di Dua Negara
Carney menegaskan CEPA merupakan tonggak bersejarah karena menjadi perjanjian dagang bilateral pertama Kanada dengan negara ASEAN.
Menurutnya, lebih dari 95 persen tarif ekspor Kanada ke Indonesia akan dikurangi atau dihapus setelah perjanjian berlaku penuh.
Presiden Prabowo menyebut CEPA sangat penting bagi Indonesia.
Baca Juga: Bikin Haru, Murid Tunanetra Antusias Belajar dengan Smart Board Baru
“Perjanjian ini strategis secara ekonomi maupun politik. Saya bangga dapat membawa momen bersejarah ini pulang ke Indonesia,” ujarnya.
Selain bidang ekonomi, kedua negara juga menandatangani nota kesepahaman kerja sama pertahanan.
Prabowo menyatakan ingin mempererat hubungan di sektor tersebut, termasuk pengiriman generasi muda Indonesia untuk belajar dan berlatih di Kanada.
Baca Juga: Di Panggung PBB, Prabowo Tantang Doktrin Kuno: “Right Must Be Right”
“Kami ingin menjadi sahabat dekat dan bekerja sama di bidang pertahanan,” kata Prabowo.
Carney menambahkan kerja sama pertahanan ini akan meliputi keamanan maritim, pertahanan siber, pendidikan militer, hingga misi penjaga perdamaian.
“Ini sinyal kuat bahwa Kanada dan Indonesia berkomitmen pada perdamaian dan stabilitas global,” ucapnya.
Baca Juga: Pesan Perdamaian Prabowo di PBB Dapat Sambutan Positif Pemimpin Dunia
Pertemuan bilateral ini juga menghasilkan kesepakatan antara dewan bisnis Indonesia dan Kanada.
Momentum tersebut menegaskan penguatan hubungan strategis kedua negara, baik di bidang ekonomi maupun pertahanan.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.





