RAEBESINEWS.COM – Keberhasilan program kesehatan gratis berbasis e-KTP yang diinisiasi oleh duet kepemimpinan SBS-HMS (Stefanus Bria Seran – Henri Melki Simu) di Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur, kini mendapat pengakuan di tingkat nasional.
Bupati Malaka, dr. Stefanus Bria Seran, MPH (SBS), baru saja dikukuhkan sebagai Ketua Bidang Kesehatan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI). Penunjukan ini menegaskan bahwa arah kebijakan SBS-HMS dalam membangun sistem kesehatan yang berpihak pada rakyat telah menjadi inspirasi bagi banyak daerah di Indonesia.
Model SBS-HMS: Dari Pelayanan Gratis hingga Pencegahan Berbasis Komunitas
Program kesehatan yang diterapkan di Malaka di bawah SBS-HMS menekankan tiga prinsip utama:
1. Pelayanan kesehatan gratis cukup dengan e-KTP, tanpa iuran tambahan.
2. Penekanan pada upaya preventif dan promotif, dengan memperkuat peran puskesmas dan posyandu.
3. Keadilan distribusi layanan, hingga ke desa-desa perbatasan.
Kebijakan ini telah memberi dampak nyata: peningkatan kunjungan ke fasilitas kesehatan, penurunan angka kematian ibu dan bayi, serta peningkatan kesadaran masyarakat akan pola hidup sehat.
“Saya hanya mengamalkan apa yang kami jalankan di Malaka. Jika berhasil untuk rakyat di perbatasan, maka itu juga bisa diterapkan di kabupaten-kabupaten lain,” ujar SBS usai pengukuhan kepengurusan APKASI.
Peran Strategis di APKASI
Sebagai Ketua Bidang Kesehatan, SBS akan berperan dalam menyusun rekomendasi strategis kepada pemerintah pusat terkait:
Pemerataan tenaga kesehatan.
Integrasi layanan berbasis digital di puskesmas.
Penguatan sistem pembiayaan kesehatan daerah.
Kolaborasi lintas kementerian dan organisasi donor internasional.
“Ini bukan hanya kehormatan untuk saya pribadi, tetapi juga untuk seluruh rakyat Malaka. Kami ingin pengalaman daerah menjadi inspirasi kebijakan nasional,” ungkap SBS.
Dukungan dari Warga dan Tokoh Daerah
Masyarakat Malaka menyambut penuh sukacita berita ini. Doa bersama digelar di berbagai desa, dari Webriamata hingga Rabasa Haerain, sebagai bentuk dukungan moral bagi pemimpin mereka.
“Kami bangga program SBS-HMS kini dilirik nasional. Semoga Bapak SBS tetap rendah hati dan terus membawa suara rakyat kecil ke tingkat pusat,” kata ibu Bernadina Luruk, tokoh perempuan di Kecamatan Malaka Barat.
Pengakuan Bagi Malaka, Inspirasi Bagi Indonesia
Kepemimpinan SBS-HMS yang selama ini dianggap visioner, kini diakui sebagai model percontohan nasional. Pengangkatan SBS dalam jajaran strategis APKASI bukan hanya tentang prestasi pribadi, tapi juga legitimasi bahwa pembangunan dari desa dan pinggiran adalah fondasi kokoh menuju Indonesia Sehat.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RaebesiNews.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.






