Daerah  

Pemkab Malaka Benahi Jalan Rusak yang Sering Dikeluhkan Warga di Laenmanen

Screenshot 2025 11 13 10 11 50 60 99c04817c0de5652397fc8b56c3b3817 4019273405

RaebesiNews.com – Pemerintah Kabupaten Malaka di bawah kepemimpinan Bupati dr. Stefanus Bria Seran, MPH (SBS) dan Wakil Bupati Henri Melki Simu (HMS) kembali membuktikan komitmen kuatnya dalam menjawab kebutuhan masyarakat.

Tak hanya bicara program di atas kertas, keduanya konsisten turun langsung ke lapangan untuk memastikan setiap keluhan warga mendapat respons cepat dan nyata.

Salah satu bentuk kepedulian itu tampak di Dusun Wehae, Desa Kapitan Meo, Kecamatan Laenmanen, di mana Wakil Bupati Henri Melki Simu meninjau langsung proses perbaikan jalan rusak pada Selasa (11/11/2025).

Ruas jalan ini selama bertahun-tahun menjadi momok bagi warga dan pengguna jalan karena kondisi yang rusak parah, berlubang, serta becek setiap kali hujan turun. Akibatnya, akses antarwilayah sering terputus dan aktivitas ekonomi masyarakat terganggu.

Kini, di bawah arahan langsung dari Wabup HMS, perbaikan mulai dikerjakan dengan metode penimbunan sertu, perataan menggunakan grader, dan pemadatan dengan vibro. Pekerjaan dilakukan cepat mitra Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Malaka.

Langkah ini menjadi bukti bahwa pemerintahan SBS–HMS benar-benar hadir di tengah masyarakat dan tidak menutup mata terhadap persoalan infrastruktur di desa-desa.

Dalam kunjungan tersebut, Wabup HMS didampingi Plt Camat Laenmanen, Kepala Desa Kapitan Meo, Meotroi Kapolsek Laenmanen, serta sejumlah tokoh masyarakat dan warga setempat. Mereka menyambut kehadiran Wakil Bupati dengan penuh sukacita dan rasa bangga karena keluhan mereka akhirnya direspons cepat oleh pemerintah daerah.

Salah seorang warga Dusun Wehae menyampaikan ungkapan terima kasihnya.

“Kami masyarakat di sini sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak Wakil HMS yang sudah datang langsung melihat kondisi kami. Jalan ini kalau hujan susah dilewati karena berlubang dan berlumpur. Sekarang sudah mulai diperbaiki, kami sangat senang. Terima kasih Bapak SBS–HMS, luar biasa,” ungkapnya penuh haru.

Henri Melki Simu dalam kesempatan itu menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak ingin ada satu pun desa di Malaka yang tertinggal dalam pembangunan infrastruktur dasar. Ia menyebut, jalan merupakan urat nadi perekonomian masyarakat, terutama di wilayah perbatasan seperti Laenmanen, yang menjadi jalur utama mobilitas warga dan arus barang antarwilayah.

“Bupati SBS selalu menekankan bahwa pembangunan jalan adalah fondasi pemerataan ekonomi. Karena itu, setiap laporan dari masyarakat kami tindaklanjuti secepat mungkin. Pemerintah harus hadir, dan itulah yang kita lakukan hari ini,” tegas HMS.

Langkah cepat Pemkab Malaka ini mendapat apresiasi luas dari masyarakat. Banyak warga menilai gaya kepemimpinan SBS–HMS bukan hanya administratif, tetapi juga humanis dan responsif. Mereka tak segan turun ke desa-desa terpencil, memastikan sendiri bahwa setiap program pembangunan berjalan dan manfaatnya dirasakan langsung oleh rakyat.

Pemerintah Kabupaten Malaka berkomitmen untuk terus mempercepat pembangunan infrastruktur dasar, terutama jalan penghubung antarwilayah, jembatan, serta akses pertanian dan pendidikan. Semua itu merupakan bagian dari strategi besar SBS–HMS dalam mewujudkan visi “Malaka Bangkit, Maju, dan Sejahtera”.

Kini, jalan di Dusun Wehae bukan lagi sekadar deretan lubang dan lumpur. Suara mesin grader dan vibro yang menderu menjadi simbol perubahan, tanda bahwa pemerintahan yang peduli tak hanya mendengar, tapi juga bekerja dengan hati untuk rakyatnya.***

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini

+ Gabung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *