BETUN – 31 Maret 2026
Kabar baik bagi pasien, keluarga pasien dan tenaga kesehatan di Rumah Sakit Umum Penyangga Perbatasan (RSUPP) Betun. Lift rumah sakit yang sebelumnya mengalami gangguan kini kembali berfungsi setelah menjalani perbaikan.
Kepastian tersebut disampaikan Direktur RSUPP Betun, dr. Oktelin Kurniawati Kaswadie, FISQua, melalui Kepala Ruangan Instalasi Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Rumah Sakit (IPSRS), Yoseph Kun Seran.
Menurut Yoseph, gangguan yang sempat memengaruhi pengoperasian lift berkaitan dengan kondisi tegangan listrik yang tidak stabil. Setelah dilakukan pengecekan, kondisi kelistrikan kini telah kembali normal.
“Untuk tegangan listrik yang sempat menjadi persoalan, sekarang sudah normal. Tadi pagi kita ukur di gardu induk dan hasilnya sudah stabil,” jelas Yoseph.
Meski lift telah kembali berfungsi, manajemen RSUPP Betun tidak langsung mengoperasikannya secara penuh sepanjang hari. Sebagai langkah antisipasi dan menjaga aspek keselamatan, penggunaan lift untuk sementara diatur berdasarkan jadwal tertentu.
Pada pagi hari, lift dioperasikan mulai pukul 09.00 hingga 11.00 WITA. Kemudian pada sore hari tersedia pada pukul 15.00 hingga 17.00 WITA, serta kembali dioperasikan pada pukul 21.00 WITA.
Menurut Yoseph, pengaturan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan ketika terjadi beban puncak listrik dari PLN.
“Saat ini pengoperasian lift kita atur menggunakan jadwal. Pagi hari kita operasikan pukul 09.00–11.00, kemudian sore pukul 15.00–17.00, dan malam pukul 21.00,” ujarnya.
Ia menjelaskan, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya preventif agar tidak terjadi gangguan teknis yang berpotensi membahayakan pengguna, termasuk kemungkinan pengguna terjebak di dalam lift apabila terjadi gangguan listrik secara tiba-tiba.
Namun, pembatasan jadwal tidak berlaku mutlak untuk kondisi yang membutuhkan penanganan segera.
Jika terjadi keadaan darurat, terutama ketika pasien membutuhkan pemindahan dengan cepat, pihak rumah sakit telah menyiapkan alternatif penggunaan sumber listrik cadangan.
“Kalau ada kondisi urgen, misalnya pasien harus segera dipindahkan, kita lakukan manuver menggunakan genset. Tegangan kita stabilkan terlebih dahulu, baru lift dioperasikan,” jelasnya.
Dengan demikian, kebutuhan pelayanan medis yang bersifat mendesak tetap dapat ditangani tanpa harus mengabaikan aspek keselamatan dan kesiapan fasilitas.
Yoseph menegaskan bahwa setelah perbaikan, lift saat ini sudah kembali beroperasi dengan baik. Manajemen berharap kondisi kelistrikan di RSUPP Betun tetap stabil sehingga fasilitas tersebut dapat digunakan secara optimal.
“Sekarang lift sudah kembali beroperasi normal. Harapannya listrik tetap stabil sehingga operasional lift bisa berjalan baik,” katanya.
Selain memastikan kondisi listrik, RSUPP Betun juga terus melakukan pemeliharaan terhadap lift sebagai bagian dari perawatan sarana dan prasarana rumah sakit.
“Kami juga rutin melakukan perawatan dan pemeliharaan agar lift tetap dalam kondisi baik dan siap digunakan kapan saja,” pungkas Yoseph.
Kembalinya lift ke kondisi normal diharapkan dapat memperlancar mobilitas pasien, keluarga pasien, dokter, perawat maupun tenaga pendukung di lingkungan RSUPP Betun.
Terlebih sebagai rumah sakit yang memiliki gedung bertingkat dan melayani masyarakat di wilayah perbatasan, keberadaan lift menjadi salah satu fasilitas penting untuk mendukung kelancaran pelayanan.
Perbaikan lift bukan sekadar mengembalikan fungsi sebuah fasilitas, tetapi memastikan setiap perpindahan pasien dan tenaga kesehatan di dalam rumah sakit dapat berlangsung lebih aman, lancar, dan efisien.
Editor : Boni Atolan
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RaebesiNews.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.















