RAEBESINEWS.COM – Indonesia dan Tiongkok semakin mempererat hubungan strategis di bidang pertahanan menyusul kunjungan kehormatan dari Kepala Departemen Pengembangan Peralatan Komisi Militer Pusat Republik Rakyat Tiongkok, Jenderal Xu Xieqiang, ke Jakarta.
Kunjungan ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat kerja sama bilateral, khususnya dalam pengembangan teknologi militer, alih teknologi strategis, dan kemandirian industri pertahanan nasional.
Dalam pertemuan yang dikemas dalam jamuan makan malam hangat, Jenderal Xu disambut hangat oleh jajaran pemerintah dan petinggi militer Indonesia. Kedua pihak melakukan diskusi mendalam tentang potensi kolaborasi jangka panjang, termasuk:
Baca Juga: Mutasi Polri Terbaru: Komjen Dedi Prasetyo Jadi Wakapolri, 61 Perwira Dimutasi
- Pengembangan bersama alat utama sistem persenjataan (alutsista)
- Pembangunan fasilitas produksi dalam negeri
- Peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang riset dan teknologi pertahanan
“Kami percaya bahwa masa depan pertahanan negara-negara sahabat ditentukan oleh kemampuan untuk bekerja sama, berbagi pengetahuan, dan membangun kekuatan secara kolektif, bukan kompetitif,” ujar Jenderal Xu Xieqiang dalam sambutannya.
Dorong Industri Pertahanan Mandiri dan Modern
Pertemuan strategis ini juga menegaskan komitmen Indonesia dalam mendorong kemandirian pertahanan nasional, sejalan dengan visi membangun sistem pertahanan yang tangguh, modern, dan berdaulat.
Kerja sama ini menjadi bagian dari strategi Indonesia untuk meningkatkan daya saing industri pertahanan lokal dan meminimalisir ketergantungan pada produk luar negeri.
Pemerintah menilai bahwa kemitraan dengan Tiongkok dapat mempercepat proses alih teknologi dan memperkuat ekosistem pertahanan dalam negeri.
Kolaborasi Lebih Luas di Bidang Teknologi dan Pendidikan
Tak hanya terbatas pada sektor militer, pertemuan ini juga membuka peluang kerja sama yang lebih luas di bidang teknologi sipil, pendidikan pertahanan, dan pertukaran pengetahuan strategis antara kedua negara.
Kunjungan Jenderal Xu menjadi simbol penting dari diplomasi pertahanan yang mengedepankan prinsip kolaborasi dan kesetaraan, serta memperkuat posisi Indonesia sebagai mitra strategis Tiongkok di kawasan Asia-Pasifik.
Baca Juga: Presiden Prabowo Terima Medali Kehormatan dari U.S. Special Operations Command
Langkah Diplomatik Menuju Stabilitas Regional
Melalui penguatan hubungan bilateral ini, Indonesia menegaskan perannya dalam menjaga stabilitas kawasan dan memperkuat pertahanan kolektif berbasis kerja sama antarnegara sahabat.
Kunjungan ini juga mencerminkan semangat diplomasi pertahanan yang mengutamakan kepercayaan, saling menghormati, dan kerja sama jangka panjang.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.





