Melkianus Klau Puji Terobosan SBS HMS Benahi Dapodik Sekolah di Malaka

Reporter : Frido Umrisu Raebesi Editor: Redaksi RaebesiNews.com
20260914_162428
Melkianus Klau Puji Terobosan SBS HMS Benahi Dapodik Sekolah di Malaka

RaebesiNews.com – Langkah Pemerintah Kabupaten Malaka dalam membenahi dan memperbaiki data pokok pendidikan (Dapodik) mendapat apresiasi dari pemerhati pendidikan, Melkianus Klau.

Menurut Melkianus, langkah yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Malaka di bawah kepemimpinan Bupati Malaka dr. Stefanus Bria Seran (SBS) dan Wakil Bupati Henri Melki Simu (HMS) tersebut merupakan sebuah terobosan penting dalam memperbaiki tata kelola data pendidikan di Kabupaten Malaka.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Mau usaha anda di lihat ribuan orang?  Klik Disini!!!

Ia menilai, selama ini persoalan data sering kali menjadi salah satu kendala bagi sekolah untuk mendapatkan berbagai program bantuan dari pemerintah pusat. Karena itu, upaya mengumpulkan kepala sekolah dan operator secara bersama-sama dengan dinas terkait untuk memperbaiki Dapodik dinilai sebagai langkah yang sangat strategis.

“Ini sebuah terobosan yang sangat baik. Sepengetahuan saya, baru pertama kali dilakukan di Malaka. Bahkan, kalau di NTT, baru Malaka yang melakukan langkah seperti ini,” ujar Melkianus.

Dalam kegiatan tersebut, para kepala sekolah dan operator tidak bekerja sendiri. Mereka didampingi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta dinas teknis terkait, termasuk Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), untuk memastikan data kondisi sekolah benar-benar sesuai dengan keadaan di lapangan.

Menurut Melkianus, pembenahan Dapodik bukan sekadar memperbaiki data administrasi sekolah. Lebih dari itu, data yang valid dan akurat akan menjadi dasar penting bagi pemerintah dalam menentukan kebutuhan pembangunan dan bantuan pendidikan.

Data mengenai kondisi bangunan sekolah, ruang kelas, kerusakan fasilitas, jumlah peserta didik, hingga kebutuhan sarana dan prasarana lainnya harus tercatat dengan benar.

Dengan data yang valid, kondisi sekolah di Kabupaten Malaka akan lebih mudah terbaca oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Hal tersebut sekaligus membuka peluang yang lebih besar bagi sekolah-sekolah di Malaka untuk mendapatkan program revitalisasi sekolah.

“Kalau datanya benar dan valid, maka kondisi sekolah kita bisa terbaca di kementerian. Ini tentu membuka peluang untuk mendapatkan program revitalisasi,” jelasnya.

Melkianus menambahkan, manfaat dari pembenahan data tersebut tidak hanya berkaitan dengan pembangunan atau rehabilitasi gedung sekolah.

Berbagai kebutuhan pendidikan lainnya juga berpeluang diperjuangkan berdasarkan data yang tersedia, seperti bantuan meja dan kursi, buku, serta berbagai sarana pendukung pembelajaran lainnya.

Karena itu, ia mengapresiasi langkah SBS-HMS yang mendorong seluruh kepala sekolah dan operator untuk duduk bersama, memperbaiki data dan memastikan kondisi sekolah tercatat secara benar.

Menurutnya, kebijakan tersebut menunjukkan bahwa pembangunan pendidikan harus dimulai dari data yang akurat.

“Kalau kita ingin mendapatkan program dan bantuan yang tepat sasaran, maka datanya harus benar terlebih dahulu. Karena itu, apa yang dilakukan SBS-HMS ini patut diapresiasi,” katanya.

Ia berharap langkah tersebut dapat dilakukan secara berkelanjutan sehingga seluruh sekolah di Kabupaten Malaka memiliki data yang lengkap, akurat dan sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Dengan demikian, semakin banyak sekolah yang membutuhkan perhatian dapat teridentifikasi dan memiliki peluang untuk mendapatkan dukungan pemerintah pusat.

Terobosan pembenahan Dapodik ini pun diharapkan menjadi salah satu pintu masuk bagi percepatan pembenahan sarana dan prasarana pendidikan di Kabupaten Malaka, demi menciptakan lingkungan belajar yang lebih layak dan mendukung kualitas pendidikan bagi anak-anak Malaka.***

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RaebesiNews.Com

+ Gabung