Tanggul Oan Mane Bawa Perubahan Nyata, Warga Kini Bisa Bertani dan Panen Jagung Tanpa Dibayangi Banjir

Reporter : Frido Umrisu Raebesi Editor: Redaksi RaebesiNews.com
file_0000000040b88211a3b074245b3b1bd7
Tanggul Oan Mane Bawa Perubahan Nyata, Warga Kini Bisa Bertani dan Panen Jagung Tanpa Dibayangi Banjir

RaebesiNews.com – Pembangunan infrastruktur pengendalian banjir berupa tanggul di Desa Oan Mane, Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Malaka, mulai menunjukkan manfaat nyata bagi kehidupan masyarakat. Kehadiran infrastruktur tersebut tidak hanya memberikan perlindungan terhadap ancaman banjir, tetapi juga membawa harapan baru bagi keberlangsungan aktivitas pertanian warga.

Manfaat pembangunan tanggul ini menjadi salah satu gambaran penting bagaimana pembangunan infrastruktur yang menyentuh kebutuhan masyarakat dapat memberikan dampak langsung terhadap kehidupan ekonomi rakyat.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Mau usaha anda di lihat ribuan orang?  Klik Disini!!!

Selama bertahun-tahun, banjir menjadi persoalan yang menghantui masyarakat Oan Mane, khususnya para petani. Lahan pertanian yang seharusnya menjadi sumber penghidupan kerap terendam air saat musim hujan. Akibatnya, warga harus menghadapi risiko gagal panen dan kehilangan hasil kerja keras mereka.

Namun, kondisi tersebut kini mulai berubah setelah dibangunnya tanggul pengendali banjir di wilayah Oan Mane.

Manfaat pembangunan tanggul itu dirasakan langsung oleh masyarakat. Salah satunya disampaikan Margareta Luruk, warga Desa Oan Mane, saat ditemui awak media di lokasi tanggul, Sabtu (31/10/2026).

Dengan penuh rasa syukur, Margareta menceritakan perubahan yang dialami para petani setelah adanya tanggul tersebut.

“Tiap tahun gagal panen karena terendam banjir. Sekarang kami sudah bisa bertani dengan aman dan tahun ini kami panen jagung tanpa ada masalah banjir. Jagung tidak terendam banjir,” ungkapnya.

Pengalaman Margareta menjadi gambaran bahwa pembangunan infrastruktur pengendalian banjir memiliki arti yang jauh lebih besar daripada sekadar pembangunan fisik. Tanggul bukan hanya menjadi pelindung kawasan dari ancaman luapan air, tetapi juga menjadi penopang aktivitas ekonomi masyarakat.

Sejalan dengan Prioritas Pembangunan SBS-HMS

Manfaat yang dirasakan masyarakat Oan Mane ini sejalan dengan arah dan prioritas pembangunan pemerintahan Bupati Malaka dr. Stefanus Bria Seran, M.PH (SBS) bersama Wakil Bupati Henri Melki Simu (HMS), yang menempatkan pembangunan infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan masyarakat sebagai bagian penting dari agenda pembangunan daerah.

Penanganan banjir melalui pembangunan tanggul merupakan bentuk pembangunan yang memiliki dampak langsung terhadap kehidupan masyarakat. Infrastruktur semacam ini tidak hanya melindungi permukiman dan lahan pertanian, tetapi juga membantu menjaga produktivitas petani serta mendukung ketahanan pangan daerah.

Bagi masyarakat yang selama ini hidup dalam kekhawatiran setiap musim hujan, keberadaan tanggul memberikan rasa aman sekaligus harapan baru. Petani dapat mengolah lahan dengan lebih tenang dan menikmati hasil panen tanpa terus-menerus dibayangi ancaman banjir.

Inilah esensi pembangunan yang dibutuhkan masyarakat: pembangunan yang tidak sekadar menghadirkan bangunan fisik, tetapi mampu menjawab persoalan nyata dan memberikan manfaat bagi kehidupan rakyat.

Ke depan, keberlanjutan pembangunan infrastruktur pengendalian banjir di berbagai wilayah rawan banjir di Kabupaten Malaka menjadi hal penting agar semakin banyak masyarakat yang terlindungi, lahan pertanian tetap produktif, dan kesejahteraan petani semakin meningkat.

Tanggul Oan Mane menjadi bukti bahwa ketika infrastruktur dibangun untuk menjawab kebutuhan rakyat, manfaatnya dapat dirasakan langsung hingga ke sawah dan ladang masyarakat. Dari ancaman gagal panen menuju harapan panen yang lebih baik.***

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RaebesiNews.Com

+ Gabung