Relawan PMI Malaka Salurkan Bantuan ke 880 KK dan 375 Siswa di Nagekeo–Ende

Reporter : Frido Umrisu Raebesi Editor: Redaksi RaebesiNews.com
Screenshot_20260831_134509_WhatsApp
Relawan PMI Malaka Salurkan Bantuan ke 880 KK dan 375 Siswa di Nagekeo–Ende

Dipimpin langsung dr. Oktelin Kurniawati Kaswadie, aksi kemanusiaan berlangsung selama dua hari menjangkau enam desa dan satu sekolah

RaebesiNews.com – Kepedulian terhadap warga terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur terus mengalir. Relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Malaka menyalurkan bantuan kemanusiaan ke sejumlah wilayah terdampak di Kabupaten Nagekeo dan Kabupaten Ende.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Mau usaha anda di lihat ribuan orang?  Klik Disini!!!

Aksi kemanusiaan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua PMI Kabupaten Malaka, dr. Oktelin Kurniawati Kaswadie, bersama para relawan PMI Kabupaten Malaka.

Penyaluran bantuan berlangsung selama dua hari, yakni 30–31 Agustus 2026, dengan menjangkau 880 kepala keluarga (KK) serta 375 siswa di enam desa dan satu satuan pendidikan.

Bantuan yang dibawa para relawan PMI Malaka tidak hanya berupa bahan pangan. Sejumlah kebutuhan dasar masyarakat turut disalurkan, mulai dari beras, mi instan, air mineral, pakaian, tikar, terpal, sabun hingga susu formula dan pampers bagi bayi, anak-anak maupun orang dewasa.

Hari pertama, PMI Malaka bergerak di Nagekeo

Pada Minggu, 30 Agustus 2026, penyaluran bantuan dilakukan di tiga wilayah Kabupaten Nagekeo.

Di Desa Nangaroro, Kecamatan Nangaroro, bantuan diberikan kepada 46 KK terdampak.

Bantuan terdiri atas 46 karung beras ukuran 5 kilogram atau total 230 kilogram, 10 dos mi instan atau sekitar 400 bungkus, serta paket pakaian untuk anak-anak dan orang dewasa.

Dari Nangaroro, relawan melanjutkan perjalanan menuju Desa Tendakinde, Kecamatan Wolowae, yang memiliki 230 KK terdampak.

Di wilayah tersebut, PMI Malaka menyalurkan sekitar 690 kilogram beras, 15 dos Mie Eko atau 600 bungkus dan 14 dos Mie Sedap atau 560 bungkus.

Paket pakaian juga disalurkan, terdiri dari gamis, pakaian dewasa laki-laki dan perempuan serta jilbab.

Tak hanya itu, bantuan khusus berupa pampers dewasa, susu Dancow 0–6 bulan, susu SGM 1+, pampers balita dan satu botol Fiber ukuran 750 ml turut diberikan.

Sementara di Nangateke, Desa Anakoli, Kecamatan Aesesa, bantuan diberikan kepada satu KK terdampak berupa empat karung beras 5 kilogram, dua paket susu Dancow 3+, satu lembar terpal ukuran 5×7 meter dan satu dos Mie Sedap.

Hari kedua, jangkauan bantuan diperluas

Pada Senin, 31 Agustus 2026, relawan PMI Kabupaten Malaka kembali bergerak menyalurkan bantuan ke wilayah terdampak lainnya.

Di Desa Kotawuji Barat, Kecamatan Keo Tengah, Kabupaten Nagekeo, sebanyak 183 KK menerima bantuan.

Bantuan meliputi 11 karung beras ukuran 50 kilogram atau total 550 kilogram, 10 dos Mie Sedap, 13 dos Mie Eko, terpal berbagai ukuran, 10 lembar tikar, 20 dos air mineral, 20 paket sabun serta berbagai kebutuhan anak seperti susu formula, pampers ukuran M dan L, pakaian anak dan dewasa serta satu paket kebutuhan bayi.

Penyaluran kemudian dilanjutkan ke Desa Kota Keo, Kecamatan Nangaroro, dengan jumlah penerima mencapai 262 KK.

Warga menerima 10 karung beras ukuran 20 kilogram atau 200 kilogram dan satu karung beras ukuran 50 kilogram. Selain itu, disalurkan 10 dos Mie Eko atau 400 bungkus dan 13 dos Mie Sedap atau 520 bungkus.

Bantuan lainnya berupa terpal, air mineral, pakaian dewasa perempuan dan 10 paket sabun.

Relawan juga kembali menyalurkan bantuan di Nangateke, Desa Anakoli, untuk satu KK terdampak dengan jenis bantuan sebagaimana penyaluran sebelumnya.

Bantuan PMI Malaka menjangkau Kabupaten Ende

Gerakan kemanusiaan relawan PMI Kabupaten Malaka tidak berhenti di Nagekeo.

Bantuan juga disalurkan ke Nioniba, Desa Kebirangga, Kecamatan Maukaro, Kabupaten Ende, yang mencatat 158 KK terdampak.

Bantuan yang diberikan berupa 17 karung beras ukuran 20 kilogram atau 340 kilogram dan empat karung beras ukuran 40 kilogram atau 160 kilogram.

Selain itu, disalurkan masing-masing 10 dos Mie Eko dan Mie Sedap, lima lembar tikar, lima lembar terpal ukuran 4×6 meter serta paket pakaian berupa baju dewasa laki-laki dan gamis.

375 siswa SMAN 1 Wolowae turut menerima bantuan

Perhatian relawan PMI Malaka juga menyasar sektor pendidikan.

Sebanyak 375 siswa SMAN 1 Wolowae, Desa Tendakinde, Kecamatan Wolowae, Kabupaten Nagekeo, turut menerima bantuan.

Bantuan berupa empat lembar terpal ukuran 5×7 meter dan satu botol Fiber ukuran 750 ml disalurkan untuk mendukung kebutuhan sekolah yang terdampak bencana.

Dua hari, bantuan menjangkau ratusan keluarga

Selama dua hari pelaksanaan aksi kemanusiaan tersebut, relawan PMI Kabupaten Malaka menjangkau 880 KK dan 375 siswa di sejumlah wilayah Kabupaten Nagekeo dan Kabupaten Ende.

Distribusi bantuan ini menjadi bentuk nyata kepedulian PMI Kabupaten Malaka terhadap masyarakat NTT yang tengah menghadapi masa sulit akibat bencana.

Di bawah kepemimpinan dr. Oktelin Kurniawati Kaswadie, para relawan bergerak langsung ke wilayah terdampak untuk memastikan bantuan dapat diterima masyarakat yang membutuhkan.

Bantuan yang disalurkan pun tidak hanya berfokus pada kebutuhan pangan, tetapi juga menyentuh kebutuhan tempat tinggal sementara, pakaian, kebersihan serta kebutuhan bayi dan anak-anak.

Gerakan kemanusiaan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat sekaligus mendukung proses pemulihan pascabencana di wilayah terdampak.

Dari Malaka untuk Nagekeo dan Ende, semangat kemanusiaan terus bergerak.***

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RaebesiNews.Com

+ Gabung