Tangis Ina Lotu Pecah Saat HMS Jenguk Korban Kebakaran Rumah di Biuduk Fehan

Screenshot 20240821 091053 Gallery

RaebesiNews.com – Nasib tidak beruntung menimpa Elizabeth Bano (Ina Lotu), Anastasia Abuk dan Oliva Luruk di Dusun Foho Manas, Kampung Biuduk Fehan, Desa Bakiruk, Kecamatan Malaka Tengah.

Pasalnya, pada minggu sore (18/08/2024), si jago merah melalap habis 3 unit rumah mereka yang letaknya berdampingan.

Sumber api yang diduga berasal dari hubungan arus pendek listrik itu menghanguskan rumah beserta harta benda milik mereka.

Menurut pengakuan beberapa warga sekitar, saat musibah kebakaran itu terjadi, kampung dalam keadaan sepi.

“Dalam kampung sepi, sehingga warga datang bantu padamkan api juga terlambat. Semuanya habis, untungnya tidak ada korban jiwa,” cerita salah satu warga, tetangga para korban kebakaran rumah tersebut.

Berita soal kebakaran 3 unit rumah milik warga Biuduk Fehan itu sampai juga ditelinga Stefanus Bria Seran dan Henri Melki Simu, pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Malaka.

HMS memberikan sedikit bantuan pakaian, makanan dll untuk para korban kebakaran rumah.

Merasa empati dengan musibah yang dialami masyarakat kampung Biuduk Fehan itu, Stefanus Bria Seran mengutus Henri Melki Simu untuk pergi mengunjungi para korban tersebut.

Selasa, 20 Agustus 2024 Henri Melki Simu bersama timnya akhirnya turun berkunjung ke Biuduk Fehan.

Henri Melki Simu ke sana ditemani oleh dua orang anggota DPRD aktif, Markus Bria dan Bernadette Luruk.

Tidak lupa juga, tim keluarga yang selalu setia mendampingi Henri Melki Simu selama sosialisasi Paket SBS-HMS beberapa bulan terakhir ini.

Di Biuduk Fehan, Henri Melki Simu bersama tim disambut penuh haru oleh para korban dan keluarganya.

Bagaimana tidak, harta benda para korban ludes dilalap si jago merah. Bukan hanya itu saja, stok makanan hasil panen jagung tahun ini, hangus terbakar.

Henri Melki Simu nampaknya sangat prihatin melihat langsung rumah yang sudah hangus rata dengan tanah.

Para korban yang semuanya wanita lansia itu memeluk Henri Melki Simu dan hanyut dalam tangisan pilu penuh haru.

“Tidak apa-apa mama. Kita akan bantu, bukan hanya ini saja tapi kita akan lihat lagi untuk bantu,”ungkap Henri Melki Simu.

Terpantau media, banyak kain adat hangus terbakar dalam rumah yang tidak sempat diselamatkan.

Dan yang paling memprihatinkan adalah jagung hasil panen tahun ini. Harusnya menjadi pangan keluarga selama setahun, namun juga ikut hangus terbakar.

Diperkirakan, kerugian yang dialami para korban kebakaran rumah ini puluhan juta.

Tidak sekedar berkunjung biasa saja. Henri Melki Simu juga ikut meringankan beban dan musibah yang dialami para korban.

Henri Melki Simu bersama tim keluarga, Besti dan Laskar SBS-HMS ikut menyumbangkan pakaian, makanan berupa beras, sabun cuci dan mandi serta sejumlah uang.

HMS disambut dengan isak tangis para korban kebakaran rumah.

“Kami bawa sedikit bantuan untuk mama mereka, tapi jangan dilihat dari nilainya. Kami datang membantu dengan tulus. Tidak hanya ini saja, kami akan terus membantu. Bapak SBS menitipkan salam untuk mama mereka semua. Beliau tidak bisa hadir karena ada di Jakarta,” ungkap Henri Melki Simu, politisi Golkar yang kini menjadi bakal calon wakil bupati Malaka.

“Terima kasih banyak bapak HMS. Kami kehilangan semuanya. Rumah terbakar ini rata dengan tanah. Hangus semua, kami bingung mau makan dan pakai apa. Tapi sekali lagi terima kasih bapak HMS,” ucap Oliva Luruk.

Setelah itu, rombongan HMS berpamitan pulang diantar oleh masyarakat Biuduk Fehan di muka jalan umum.***

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini

+ Gabung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *