RAEBESINEWS.COM – Ketua Umum Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (Soksi) Mukhamad Misbakhun menanggapi mencuatnya nama Sekretaris Jenderal Soksi sekaligus anggota Komisi XI DPR RI, Puteri Komarudin, dalam bursa calon Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) menggantikan Dito Ariotedjo.
Misbakhun mengaku bangga jika kader muda Soksi tersebut benar-benar dipilih Presiden untuk masuk kabinet.
“Kami bangga kalau itu memang menjadi pilihan Bapak Presiden. Kita sadar sepenuhnya bahwa posisi di kabinet itu hak prerogatif Presiden. Kalau ada kader Soksi yang dipilih, itu kebanggaan luar biasa bagi kami,” kata Misbakhun di DPP Golkar, Jakarta Barat, Jumat (12/9/2025).
Baca Juga: Kemlu Evakuasi 18 WNI dari Nepal, Begini Kondisi Mencekam Saat Demo Berdarah
Meski demikian, Misbakhun menegaskan bahwa penentuan posisi menteri sepenuhnya merupakan kewenangan Presiden.
Karena itu, pihaknya memilih menunggu keputusan resmi dari Istana.
“Etisnya jangan ditanya kepada yang bersangkutan, karena itu hak Presiden. Saya yakin kalau Presiden menunjuk, sebagai kader yang baik, Ibu Puteri pasti siap. Kita menyerahkan sepenuhnya kepada Bapak Presiden,” ujarnya.
Baca Juga: Tokoh Bangsa Desak Reformasi Polri, Prabowo Siap Bentuk Tim Khusus
Misbakhun juga membantah adanya komunikasi khusus mengenai peluang Puteri masuk kabinet.
Menurutnya, urusan reshuffle bukan ranah organisasi, melainkan sepenuhnya kewenangan Presiden dan Ketua Umum Partai Golkar.
“Reshuffle itu wilayah kewenangan Presiden, dan pembicaranya ada di Ketua Umum Partai. Jadi kita tunggu saja,” tegasnya.
Baca Juga: Dua Kursi Menteri Masih Kosong, Inikah Sosok yang Akan Dilantik Prabowo?
Diketahui, Menpora Dito Ariotedjo termasuk dalam jajaran menteri yang terkena reshuffle kabinet.
Sejumlah nama pengganti mulai mencuat, salah satunya Puteri Anetta Komarudin yang juga merupakan politisi Golkar.
Sementara itu, Menteri ESDM sekaligus Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia enggan menjawab secara tegas soal peluang Puteri menggantikan Dito.
Baca Juga: Prabowo Tulis Catatan Khusus untuk Anak Sekolah Rakyat, Isinya Bikin Haru
“Belum tahu. Pengangkatan-pemberhentian menteri itu hak prerogatif Presiden, karena menteri adalah pembantu Presiden,” kata Bahlil di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (8/9).
Bahlil menyebut pihaknya sudah mengusulkan nama pengganti Dito kepada Presiden, meski enggan membeberkan siapa sosok yang dimaksud.
“Sudah (mengusulkan),” jawabnya singkat.***
Baca Juga: Presiden Prabowo Panggil Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco ke Istana Merdeka, Bahas Apa?
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.





