Mengejutkan! 1,5 Ton Logistik Mendarat Mendadak di Langsa

IMG 20251203 WA0020 2259762533

RAEBESINEWS.COM – Kodam Iskandar Muda mengirimkan 1,5 ton bantuan logistik berisi makanan dan obat-obatan untuk warga terdampak bencana di Kota Langsa, Aceh Timur, menggunakan Helikopter MI-17 V5 bernomor registrasi HA-5157 dari Lanud Sultan Iskandar Muda, Selasa (2/12).

Pengiriman melalui udara dilakukan sebagai langkah cepat untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang hingga kini masih menghadapi keterbatasan akses darat akibat jalur transportasi yang terputus di sejumlah titik.

Kondisi tersebut membuat distribusi logistik sulit dilakukan secara konvensional.

Baca Juga: Pemerintah Kerahkan Truk BBM dan Alat Berat ke Aceh Tamiang, Akses Darat Mulai Terbuka

Helikopter MI-17 V5 dipilih karena mampu menjangkau wilayah-wilayah sulit dengan kapasitas angkut besar sehingga dinilai paling efektif untuk misi bantuan jarak menengah di tengah situasi darurat.

Pangdam Iskandar Muda, Mayjen TNI Joko Hadi Susilo, menegaskan bahwa pengiriman bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan komitmen Kodam IM dalam mendukung pemerintah daerah mempercepat penanganan bencana.

“Pengiriman hari ini merupakan bagian dari upaya berkesinambungan Kodam IM untuk memastikan kebutuhan dasar warga dapat terpenuhi. Kami akan terus memantau kondisi di wilayah terdampak dan menambah bantuan bila diperlukan,” ujar Pangdam.

Baca Juga: Prabowo Fokus Pulihkan Aceh, Sumut, dan Sumbar: Seluruh Kekuatan Negara Dikerahkan

Bantuan dengan total berat 1,5 ton tersebut terdiri dari makanan siap konsumsi Eprokal, vitamin, obat-obatan penting, serta perlengkapan kesehatan lainnya. 

Seluruh logistik telah dipersiapkan personel Kodam IM agar dapat langsung disalurkan sesampainya di Langsa.

Helikopter MI-17 V5 dijadwalkan mendarat di titik distribusi yang telah ditetapkan pemerintah daerah bersama tim respons darurat.

Baca Juga: Upaya Pemulihan Aceh Tamiang Dipercepat: Akses Dibuka, Bantuan Dikirim Lewat Sungai dan Airdrop

Dari lokasi itu, bantuan akan dibagikan kepada warga paling terdampak dengan dukungan personel TNI, BPBD, dan relawan setempat.***

 

 

 

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini

+ Gabung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *