RaebesiNews.com – Kampung Numbei di Desa Kateri, Kecamatan Malaka Tengah, sejak lama hidup dalam keterisolasian. Setiap musim hujan, sungai yang membelah kampung berubah menjadi arus deras yang mustahil diseberangi.
Anak-anak sekolah tertahan di rumah, urusan kesehatan sering terhambat, dan aktivitas ekonomi terhenti karena warga tidak memiliki jembatan yang layak untuk dilewati.
Padahal, jembatan ini pernah dijanjikan oleh mantan Bupati Malaka, Simon Nahak. Namun janji itu tak pernah terwujud hingga masa jabatannya berakhir. Numbei tetap menunggu dalam diam.
Kini, penantian itu akhirnya berubah menjadi kenyataan. Di bawah kepemimpinan Bupati dr. Stefanus Bria Seran (SBS) dan Wakil Bupati Henri Melki Simu (HMS), pembangunan Jembatan Gantung Numbei resmi dimulai dan dikerjakan tahun ini, sebuah komitmen nyata pemerintahan yang peka terhadap penderitaan rakyat desa.
MC-0: Tanda Resmi Pekerjaan Dimulai Tahun Ini
Pada 21 November 2025, Pemerintah Kabupaten Malaka melalui Dinas PUPR melaksanakan MC-0 Pekerjaan Jembatan Gantung Numbei. MC-0 ini adalah tanda administratif bahwa pekerjaan konstruksi sudah dimulai pada tahun berjalan, bukan sekadar rancangan atau janji di atas kertas.
Plt. Kadis PUPR Malaka, Lorens L. Haba, menegaskan bahwa Dinas PUPR wajib mengeksekusi program prioritas SBS–HMS, terutama visi ketiga yang fokus pada pembangunan jalan, jembatan, dan penanganan banjir di seluruh wilayah Malaka.
Kegiatan MC-0 ini juga dipantau langsung oleh unsur Forkompimda Malaka, termasuk Dandim 1605 Belu–Malaka, sebagai bentuk dukungan penuh terhadap pembangunan jembatan yang sangat dinantikan masyarakat.
Janji Pemerintahan Lama, Direalisasikan Pemerintahan Baru
Pembangunan jembatan ini memiliki makna tersendiri bagi warga Numbei. Apa yang dulu dijanjikan oleh Simon Nahak, namun tidak diwujudkan, kini akhirnya dikerjakan oleh SBS–HMS pada tahun ini juga.
Inilah bukti bahwa pemerintahan SBS–HMS bukan hanya menebar janji, tetapi menepatinya melalui kerja cepat dan terukur.
Numbei Kini Melihat Harapan
Dengan dimulainya pembangunan Jembatan Gantung Numbei tahun ini, wajah kehidupan masyarakat akan berubah. Anak sekolah akan aman berangkat tanpa harus takut banjir. Warga bisa mengakses layanan kesehatan kapan saja. Ekonomi kecil di kampung akan bergerak dengan lebih baik.
Jembatan ini bukan hanya infrastruktur. Ini adalah simbol bahwa pemerintahan SBS–HMS hadir untuk rakyat sampai ke kampung paling terpencil sekalipun.
Numbei yang dulu terisolasi, kini mulai terhubung, bukan hanya dengan jembatan, tetapi juga dengan harapan baru.**
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.





