SBS HMS Perkuat RSUPP Betun dengan 11 Dokter Spesialis, Tak Perlu Lagi Rujuk ke Kupang atau Atambua

Screenshot 20250503 211430 Gallery 2735716671

RAEBESINEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Malaka di bawah kepemimpinan Bupati dr. Stefanus Bria Seran (SBS) dan Wakil Bupati Henri Melki Simu (HMS) terus menunjukkan komitmen kuat dalam membenahi layanan kesehatan, khususnya di Rumah Sakit Umum Penyangga Perbatasan (RSUP) Betun.

Salah satu langkah strategis yang telah dilakukan adalah penambahan jumlah dokter spesialis untuk meningkatkan mutu pelayanan. Per Mei 2025, RSUPP Betun telah memiliki 11 orang dokter spesialis dari berbagai bidang medis penting.

Baca Juga: RSUPP Betun Tambah Dokter Spesialis Saraf, Bukti Nyata Peningkatan Layanan Kesehatan di Malaka

“Kita mau pasien itu dirawat sampai sembuh di Malaka. Tidak boleh lagi rujuk ke Atambua atau Kupang. Bayangkan biaya yang dikeluarkan kalau rujuk ke Atambua dan Kupang,” ujar Bupati SBS.

Kehadiran dokter spesialis ini memungkinkan masyarakat Malaka mendapatkan penanganan medis yang komprehensif di daerah sendiri tanpa harus dirujuk ke kota lain. Langkah ini sekaligus menghemat biaya transportasi dan mempercepat proses penyembuhan pasien.

Baca Juga: Jangan Main-main dengan Kesehatan! Ini Peringatan Keras Bupati SBS untuk Dokter dan Kepala Puskesmas

Daftar Dokter Spesialis di RSUPP Betun (per Mei 2025):

Dokter Spesialis Bedah: 1 orang

Dokter Spesialis Anak: 1 orang

Dokter Spesialis Penyakit Dalam: 1 orang

Dokter Spesialis Kandungan (Obgyn): 1 orang

Dokter Spesialis Saraf: 1 orang

Dokter Spesialis Anestesi: 2 orangp

Dokter Spesialis Radiologi: 1 orang

Dokter Spesialis Patologi Klinik: 2 orang

Dokter Gigi Spesialis Konservasi Gigi: 1 orang

Total: 11 Dokter Spesialis

Baca Juga: Komitmen SBS HMS dalam Bidang Kesehatan: Prioritaskan Pelayanan Gratis untuk Rakyat Malaka

Untuk menarik tenaga medis profesional ke wilayah perbatasan, Pemkab Malaka juga menyediakan berbagai insentif, termasuk gaji kompetitif, rumah dinas, kendaraan dinas, serta tunjangan kinerja lainnya.

“Kalau fasilitas dan SDM kita lengkap, tidak ada alasan pasien harus keluar dari Malaka. Kita ingin rakyat kita disembuhkan di rumahnya sendiri,” tegas SBS.

Baca Juga: Empat Kali Berturutan SBS Ulangi Kalimat Kesehatan Harus Diberi Perhatian

Upaya ini mendapat respons positif dari masyarakat dan diharapkan memperkuat kemandirian sistem kesehatan di Malaka. RSUPP Betun kini tidak hanya menjadi rumah sakit rujukan regional, tetapi juga simbol kemajuan layanan publik di wilayah perbatasan Indonesia-Timor Leste.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RaebesiNews.Com

+ Gabung

Exit mobile version