Bupati Malaka Apresiasi Pengabdian Para Imam dalam Membangun Manusia

Reporter : Frido Umrisu Raebesi Editor: Redaksi RaebesiNews.com
IMG-20260930-WA0001
Pemkab Malaka Apresiasi Pengabdian Para Imam dalam Membangun Manusia

RaebesiNews.com – Pemerintah Kabupaten Malaka mengapresiasi pengabdian para imam yang selama puluhan tahun setia melayani umat dan turut berkontribusi dalam membangun kehidupan masyarakat.

Apresiasi tersebut disampaikan Bupati Malaka melalui Wakil Bupati Malaka saat menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada perayaan syukur 34 tahun imamat di Kapela Stasi Santo Markus Efudini, Paroki Santa Sesilia Kotafoun, Kabupaten Malaka, Selasa (29/9/2026).

Scroll kebawah untuk lihat konten
Mau usaha anda di lihat ribuan orang?  Klik Disini!!!

Perayaan syukur tersebut dipimpin Uskup Atambua, Mgr. Dominikus Saku, Pr, dan menjadi momentum penuh sukacita untuk mensyukuri perjalanan panggilan imamat lima imam, yakni Mgr. Dominikus Saku, Pr; Rm. Baltasar Seran, Pr; Rm. Yanuarius Seran, Pr; Rm. Donatus Tefa, Pr; dan Rm. Leonardus Nahas, Pr.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Malaka dan seluruh masyarakat Malaka, Bupati Malaka melalui Wakil Bupati menyampaikan proficiat kepada Uskup dan para imam yang merayakan 34 tahun imamat.

Pemkab Malaka dalam hal ini Bupati melalui wakil Bupati Malaka mengajak seluruh umat untuk mensyukuri rahmat imamat sekaligus menghargai perjalanan panjang pelayanan yang telah dilalui dengan penuh kesetiaan.

Kehidupan imamat tidak terlepas dari berbagai suka, duka, tantangan, dan dinamika pelayanan. Namun, semua itu menjadi bagian dari perjalanan dalam merawat panggilan dan mengabdikan diri kepada umat.

Perayaan ulang tahun imamat, katanya, bukan hanya menjadi kebahagiaan bagi para imam, tetapi juga menjadi sukacita bagi seluruh umat yang selama ini menerima pelayanan dan pendampingan mereka.

Jejak pengabdian para imam telah menyatu dengan perjalanan hidup banyak orang. Kehadiran mereka tidak hanya memberikan pelayanan rohani, tetapi juga turut membentuk kehidupan sosial masyarakat.

Bupati Malaka melalui Wakil Bupati menilai kehadiran dan pelayanan para imam memberikan kontribusi penting bagi kehidupan masyarakat, khususnya di Kabupaten Malaka. Melalui kesetiaan, keteladanan, dan pelayanan, para imam menjadi saksi iman di tengah masyarakat.

Ia menegaskan bahwa pembangunan manusia seutuhnya menjadi bagian penting dalam pembangunan daerah.

Pembangunan, kata dia, tidak hanya berbicara tentang penyediaan infrastruktur dan pembangunan fisik, tetapi juga menyangkut pembentukan iman, karakter, dan moral masyarakat.

Dalam konteks tersebut, pelayanan Gereja memiliki arti penting. Pendampingan dan pelayanan para imam turut menanamkan nilai-nilai kehidupan yang dapat memperkuat persaudaraan, kepedulian, dan kehidupan bersama.

Pemkab Malaka juga menyampaikan apresiasi atas kemitraan yang selama ini terjalin antara pemerintah dan Gereja.

Pemkab Malaka berharap kerja sama tersebut terus dipupuk dalam semangat kebersamaan sehingga pemerintah dan Gereja dapat mengambil bagian sesuai peran masing-masing dalam membangun masyarakat Kabupaten Malaka.

Ia juga mengajak seluruh pihak untuk terus mengembangkan semangat pelayanan tanpa membeda-bedakan.

Semangat melayani, menurutnya, harus mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat dan menjadi dasar dalam membangun hubungan antarsesama yang penuh persaudaraan.

Mengakhiri sambutannya, Wakil Bupati kembali menyampaikan terima kasih atas pengabdian para imam selama puluhan tahun.

Ia mendoakan agar para imam senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan keteguhan hati untuk terus melanjutkan karya pelayanan bagi umat dan masyarakat.

Perayaan tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Malaka, para suster, serta umat Stasi Santo Markus Efudini.

Antusiasme umat terlihat dalam perayaan Misa syukur tersebut. Berdasarkan catatan kegiatan, sekitar 90 persen umat Stasi Santo Markus Efudini hadir mengikuti perayaan sebagai ungkapan syukur dan kebersamaan atas perjalanan panjang imamat para pelayan Gereja.

Momentum tersebut menjadi pengingat bahwa membangun daerah bukan hanya tentang membangun infrastruktur, tetapi juga tentang membangun manusia yang beriman, berkarakter, bermoral, dan memiliki semangat melayani sesama.***

Penulis: RD. Yudel Neno, Pr

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RaebesiNews.Com

+ Gabung