RaebesiNews.com – Senyum bahagia tampak menghiasi wajah warga Desa Rabasa Haerain, Kecamatan Malaka Barat, saat Wakil Bupati Malaka, Henri Melki Simu (HMS), meninjau langsung pengerjaan pengeboran air tanah di desa tersebut, Rabu (03/09/2025).
Pengeboran ini dikerjakan oleh Balai Wilayah Sungai (BBWS) Nusa Tenggara II berkat koordinasi erat Pemerintah Kabupaten Malaka bersama Pemerintah Provinsi NTT. Harapan masyarakat yang sekian lama mendambakan akses air bersih kini mulai menemukan jawabannya.
Dari Keluhan Jadi Perjuangan
Henri Melki Simu mengenang kembali, jauh sebelum menjabat sebagai Wakil Bupati Malaka, ia pernah turun melakukan sosialisasi bersama paket SBS–HMS di desa itu. Saat itu, warga menyampaikan keluhan berat tentang sulitnya mendapatkan air bersih.
“Banyak sumur yang ada, tapi airnya asin. Warga harus berjalan jauh hanya untuk memperoleh air layak minum,” kisah HMS.
Setelah resmi dilantik mendampingi Bupati Malaka, dr. Stefanus Bria Seran (SBS), HMS langsung bergerak cepat. Ia meminta bantuan Pemerintah Provinsi NTT agar Desa Rabasa Haerain mendapatkan fasilitas sumur bor dengan daya besar.
Disambut Hangat Warga
Kedatangan Wakil Bupati Malaka di lokasi pengeboran disambut hangat oleh penjabat Desa Rabasa Haerain, Agustinus, serta sejumlah tokoh adat dan masyarakat.
“Semoga sumur bor ini airnya tidak asin dan dapat melayani kebutuhan air minum di Rabasa Haerain. Terima kasih Bapak Wakil Bupati Malaka yang sudah memperjuangkan sumur bor ini. Kami masyarakat merasa diperhatikan dengan tulus dan ikhlas,” ungkap Mario Seran, Sekretaris Desa Rabasa Haerain.
Wujud Komitmen SBS-HMS
Wabup HMS merasa bangga dan bahagia karena perjuangan bersama akhirnya membuahkan hasil nyata bagi masyarakat.
“Apa yang pernah saya janjikan saat turun sosialisasi paket SBS-HMS kini perlahan-lahan terwujud. Hari ini saya menyaksikan langsung pengerjaan sumur bor di Rabasa Haerain, dan semoga menjadi berkat bagi seluruh warga,” ujarnya penuh harap.
Dengan terealisasinya pengeboran sumur bor ini, masyarakat Rabasa Haerain kini boleh berharap akan segera terbebas dari krisis air bersih yang telah menghantui bertahun-tahun lamanya.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











