Pemda Malaka Giat Penguatan Gerakan Orang Tua Asuh, Target 816 Keluarga Berisiko Stunting di Malaka

Reporter : Frido Umrisu Raebesi Editor: Redaksi RaebesiNews.com
20260924_110425
Wakil Bupati Malaka HMS Dorong Aksi Nyata Perangi Stunting: Jangan Berhenti di Rapat

RaebesiNews.com – Bupati Malaka SBS melalui  Wakil Bupati Malaka, HMS, mendorong seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat aksi nyata dalam upaya percepatan penanganan stunting di Kabupaten Malaka.

Hal itu disampaikan Bupati Malaka melalui  HMS saat menghadiri Rapat Koordinasi Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) di Aula Kantor Bupati Malaka, Kamis (24/9/2026).

Scroll kebawah untuk lihat konten
Mau usaha anda di lihat ribuan orang?  Klik Disini!!!

Dalam arahannya, HMS menegaskan bahwa stunting tidak dapat dipandang hanya sebagai persoalan kesehatan. Menurutnya, persoalan tersebut berkaitan erat dengan kualitas sumber daya manusia dan masa depan anak-anak di Kabupaten Malaka.

“Stunting bukan hanya persoalan kesehatan, tetapi juga menyangkut masa depan sumber daya manusia di Kabupaten Malaka.”

Karena itu, HMS mengajak seluruh pihak untuk mengambil bagian. Pemerintah, dunia usaha, BUMN, BUMD, lembaga keagamaan, organisasi kemasyarakatan hingga masyarakat luas dinilai memiliki peran dalam mendukung upaya pencegahan dan penanganan stunting.

Pemda Malaka Dorong Bantuan yang Menyentuh Kebutuhan Warga

HMS menekankan pentingnya mengubah semangat kepedulian menjadi tindakan yang benar-benar dirasakan masyarakat.

Ia mencontohkan momentum hari-hari besar keagamaan dapat dimanfaatkan untuk melakukan aksi sosial yang lebih konkret, seperti membantu memperbaiki rumah warga yang tidak layak huni, membantu warga lanjut usia yang hidup sendiri, serta memberikan dukungan kepada keluarga yang membutuhkan.

Menurut HMS, kegiatan sosial seharusnya tidak berhenti pada seremoni, tetapi diarahkan untuk membantu masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Gagasan tersebut sejalan dengan semangat Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting yang mendorong keterlibatan berbagai pihak dalam memberikan dukungan kepada keluarga berisiko stunting.

Target 816 Keluarga Berisiko Stunting

Dalam rapat koordinasi tersebut, pemerintah menargetkan 816 keluarga berisiko stunting di Kabupaten Malaka mendapatkan dukungan melalui Gerakan Orang Tua Asuh.

Bentuk dukungan dapat berupa bantuan nutrisi maupun pemenuhan kebutuhan dasar, seperti jamban sehat, MCK, rumah layak huni dan akses air bersih.

HMS juga mendorong keterlibatan lembaga perbankan, BUMN, BUMD, perusahaan swasta serta berbagai mitra lainnya agar kolaborasi dalam penanganan persoalan sosial di Malaka semakin kuat.

Mimpi Malaka Bebas Stunting

Di hadapan peserta rapat, HMS menyampaikan harapan agar suatu saat Kabupaten Malaka dapat terbebas dari stunting.

Mimpi tersebut, kata dia, membutuhkan kerja bersama dan konsistensi seluruh pihak.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri,” menjadi salah satu pesan penting dalam arahannya. Penanganan stunting membutuhkan kolaborasi lintas sektor dan kepedulian bersama.

Rapat koordinasi GENTING sendiri diikuti sekitar 65 peserta dari berbagai unsur, termasuk organisasi perangkat daerah, kecamatan, BUMN, BUMD dan mitra terkait.

Melalui koordinasi tersebut, pemerintah berharap semakin banyak pihak yang terlibat sebagai orang tua asuh sehingga intervensi terhadap keluarga berisiko stunting dapat dilakukan secara lebih terarah dan berkelanjutan.

Pada akhirnya, perjuangan melawan stunting bukan sekadar mengejar angka penurunan, tetapi memastikan anak-anak Malaka mendapatkan kesempatan untuk tumbuh sehat dan memiliki masa depan yang lebih baik.***

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RaebesiNews.Com

+ Gabung