RaebesiNews.com – Toleransi beragama adalah sikap saling menghormati dan menghargai perbedaan agama yang ada dalam kehidupan.
Dalam beragama, contoh toleransi adalah dengan menghormati hak setiap orang untuk memilih agamanya serta memberikan ruang bagi mereka untuk menjalankan ibadah sesuai agamanya masing-masing.
Sikap toleransi tersebut tentunya dengan cara menghargai, menolong, serta menghormati. Bisa kita lihat contoh sikap toleransi, menghargai, dan menghormati perayaan hari besar keagamaan umat agama lain.
Di Kabupaten Malaka, hidup bertoleransi sudah biasa dijalankan setiap hari. Agama mayoritas di Malaka adalah Katolik, disusul Kristen Protestan dan islam.
Jumaat 2 Februari 2024, Semuel A.Fahik calon anggota DPRD Kabupaten Malaka, silaturahmi dengan beberapa pemuka agama di Kabupaten Malaka.
Silaturahmi itu dilakukan untuk mempererat hubungan antar umat beragama. Titik pertama yang dikunjungi adalah markas Nahdlatul Ulama Malaka di Desa Wehali.
Semuel A.Fahik tidak jalan kosong. Di belakangnya dia membawa ratusan anakan pohon Mangga, Klengkeng dan Jambu. Ratusan anakan itu titipan dari anggota DPR RI Komisi lV Fraksi PKB, Edward Tannur.
Di markas NU, Semuel A.Fahik disambut baik oleh beberapa anggota NU yang setiap harinya standby di markas. Mereka mengaku senang mendapatkan kunjungan dari kader PKB Malaka tersebut.
Semuel A.Fahik di Markas NU Kabupaten Malaka.(Foto: Frido Umrisu Raebesi)
Di NU, puluhan anakan Mangga, Klengkeng dan Jambu dibagikan untuk ditanam di halaman markas NU itu.
Setelah dari situ, Semuel A.Fahik bertolak ke paling timur Kabupaten Malaka, tepatnya di Paroki Alas dekat perbatasan NKRI Timor Leste.
Di sana, Semuel A.Fahik disambut hangat oleh Pastor Paroki Alas, P. Ande Hane, SVD dan pastor rekannya P. Yeremias Amsikan, SVD.
Semuel A.Fahik dirangkul erat oleh Pater Ande Hane.
“Sungguh berkat yang luar biasa. Tuhan mengutus orang – orang baik datang berkunjung ke kami di Alas sini. Mari masuk kita minum kopi dulu,” ajak Pater Ande yang sudah sepuh termakan usia, namun semangat kerasulannya masih membara.
Suasana keakraban nampak terjalin saat itu. Semuel A.Fahik bersama beberapa pengikutnya dipersilahkan masuk ke pendopo pastoran.
“Kami datang bawa oleh – oleh dari bapak Edward Tannur berupa anakan Mangga, Jambu dan Klengkeng. Nanti bisa ditanam di kebun Paroki,” kata Semuel A.Fahik.
“Terima kasih banyak pak Semuel. Ini berkat yang luar biasa. Kami akan rawat sehingga menjadi kenangan. Sampaikan salam untuk bapak Edward Tannur. Doa kami menyertai selalu,” ucap Pater Yeremias.
P. Ande Hane, P. Yeremias Amsikan dan Semuel A.Fahik di Pastoran Paroki Alas. (Foto: Frido Umrisu Raebesi)
Semuel A.Fahik cukup lama di pastoran Paroki Alas. Banyak yang dibahas bersama, namun lebihnya tentang kasih dan kebaikan antar umat beragama.
Usai dari Paroki Alas, Semuel A.Fahik arah balik menuju Desa Lakekun. Di Desa Lakekun, Semuel menyempatkan berkunjung ke Susteran RVM di Kada.
Saat bagi anakan di Susteran RVM Kada.
Semuel A.Fahik tidak asing bagi para suster RVM di Kada. Beberapa hari sebelumnya, Semuel juga bantu membersihkan halaman Susteran RVM gunakan Exavator aspirasi Edward Tannur.
“Terima kasih pak Edward Tannur untuk oleh – olehnya. Terima kasih juga untuk bapak Semuel, yang sudah antar walaupun cuaca kurang bersahabat,” ungkap Suster Lusa.
Selain para pemuka agama, anakan pohon Mangga, Klengkeng dan Jambu juga dibagikan untuk masyarakat yang dijumpai di jalanan.
Total anakan aspirasi Edward Tannur yang dibagikan hari ini berjumlah 300 pohon. ***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.





