RAEBESINEWS.COM — Dalam suasana menyambut Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah/2025 Masehi, Pemerintah Kabupaten Malaka menyerahkan enam ekor sapi kurban kepada umat Muslim yang ada di wilayah Malaka.
Penyerahan hewan kurban ini berlangsung di halaman Masjid Agung Al Jihad Betun, pada Jumat (6/6/2025).
Enam ekor sapi tersebut merupakan bantuan dari tiga pihak, yaitu:
1 ekor dari Presiden Republik Indonesia,
1 ekor dari Gubernur Nusa Tenggara Timur,
4 ekor dari Bupati dan Wakil Bupati Malaka.
Baca Juga: SBS-HMS Buktikan Janji: Tanggul Penyelamat Petani Dibangun di Malaka Barat dan Aintasi
Wakil Bupati Malaka, Henri Melki Simu, menyerahkan langsung bantuan tersebut dan menyampaikan pesan tentang makna kurban dan pentingnya kebersamaan dalam kehidupan masyarakat yang beragam.
“Perayaan Idul Adha ini mengingatkan kita semua untuk terus belajar berbagi, peduli, dan memperkuat rasa empati di tengah berbagai tantangan hidup. Pemerintah hadir bersama umat Muslim di Malaka melalui penyerahan hewan kurban ini,” kata Henri dalam sambutannya.
Henri menjelaskan bahwa bantuan ini adalah bentuk perhatian dan kepedulian pemerintah terhadap umat Muslim di Kabupaten Malaka, yang hidup berdampingan dalam damai bersama umat beragama lainnya.
Baca Juga: RS Pratama Wewiku: Hadiah Ulang Tahun Simon Nahak yang Paling Kelam
Ia juga menyebutkan bahwa sapi kurban bantuan Presiden adalah jenis Amur dengan berat 815 kilogram dan bernilai sekitar 100 juta rupiah.
Ketua Takmir Masjid Agung Al Jihad Betun, menyampaikan rasa syukur atas perhatian pemerintah.
“Kami berterima kasih kepada pemerintah yang telah peduli dan hadir bersama kami. Bantuan ini sangat berarti bagi umat Muslim di Malaka,” ujar sang Ustad.
Baca Juga: Pemkab Malaka Bangun Tanggul 1,6 KM di Aintasi, HMS Serahkan Lahan ke Pihak Ketiga
Suasana penyerahan berlangsung khidmat dan penuh kehangatan. Tak hanya umat Muslim yang hadir, warga dari berbagai latar belakang juga ikut menyaksikan, menandakan kuatnya semangat toleransi dan persaudaraan di bumi Malaka.
Hari Raya Idul Adha di Kabupaten Malaka bukan hanya tentang ibadah kurban, tapi juga menjadi momen untuk memperkuat rasa saling menghormati, hidup rukun, dan berbagi kasih antarsesama.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.





