Wow! Pemerintah Gelontorkan Rp100 Triliun untuk Bansos, Tapi Ada Pesan Keras dari Gus Ipul

Screenshot 20251019 143437 Chrome 861943563

RAEBESINEWS.COM – Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf mengumumkan bahwa total anggaran bantuan sosial (bansos) tahun 2025 mencapai Rp100 triliun.

Angka yang disebutnya sebagai yang terbesar dalam sejarah penyaluran bansos di Indonesia.

Menteri yang akrab disapa Gus Ipul itu menjelaskan, pada kuartal IV tahun 2025 Kementerian Sosial mendapatkan tambahan anggaran sebesar Rp30 triliun sebagai bagian dari paket stimulus ekonomi pemerintah.

Baca Juga: Prabowo Tantang BGN: Tak Boleh Ada Satu Pun Kesalahan di Program Makan Bergizi Gratis!

Dengan tambahan tersebut, total anggaran bansos meningkat menjadi Rp100 triliun.

“Saya kira untuk pertama kali dalam sejarah, pemberian bansos mencapai Rp100 triliun,” kata Gus Ipul saat meninjau penyaluran bantuan di Kantor Pos Indonesia Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (17/10/2025).

Gus Ipul berharap, bantuan sosial yang disalurkan pemerintah ini dapat mendongkrak daya beli masyarakat, terutama bagi kelompok masyarakat berpenghasilan rendah yang masuk dalam desil 1 hingga 4.

Baca Juga: Tak Disangka, Prabowo Tiba-Tiba Ajak Wisudawan UKRI Nyanyi ‘Kasih Ibu’ di Tengah Orasi

Ia juga mengingatkan agar penerima manfaat menggunakan dana bansos sesuai peruntukannya, yakni untuk membeli kebutuhan pokok dan barang-barang esensial, bukan untuk hal-hal yang bersifat konsumtif.

“Kami imbau masyarakat penerima bantuan untuk benar-benar memanfaatkannya sesuai kebutuhan dasar. Jangan digunakan untuk hal-hal yang tidak penting, apalagi untuk bermain judi online,” tegasnya.

Menurut Gus Ipul, pemerintah terus memantau penyaluran bansos agar tepat sasaran dan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga: Bantuan Langsung Tunai Naik Drastis, Airlangga Ungkap Arahan Khusus dari Prabowo

Ia menekankan pentingnya tanggung jawab bersama dalam menjaga agar dana bansos digunakan sebagaimana mestinya.

 

“Prioritasnya adalah untuk kebutuhan dasar. Jangan digunakan untuk beli pulsa atau kegiatan lain yang tidak sesuai peruntukan,” tambahnya.

Dengan total anggaran yang mencapai Rp100 triliun, Kementerian Sosial menargetkan program bansos tahun ini dapat menjadi stimulus utama dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional dan meningkatkan daya beli masyarakat kecil di tengah tantangan ekonomi global.***

 

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini

+ Gabung

Exit mobile version