Marius Boko Tantang Kejati NTT Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi RSP Wewiku

Screenshot 2025 07 04 17 43 39 76 40deb401b9ffe8e1df2f1cc5ba480b12 3371962456

Raebesinews – Anggota DPRD Kabupaten Malaka, Marius Boko sesalkan pembangun Rumah Sakit Pratama di Kecamatan Wewiku

Marius menyebut pembangunan Rumah Sakit Pratama lebih layak di Kecamatan Laenmanen, Kabupaten Malaka

“Bagi saya RSP itu lebih layak di Laenmanen, karena kita di Betun ada RSPP Betun, di Wewiku ada Puskesmas Alkani. Sementara pembangunan Rumah Sakit Pratama itu persis di belakang puskesmas Alkani dan akses ke Rumah Sakit Pratama Boking Kabupaten TTS kurang lebih 1 Km. Ini semua hanya karena ego pemimpin daerah,” ujar Marius Boko, Rabu (2/6/2025)

Baca Juga: SBS Tersenyum Bahagia: Kemenangan PS Malaka U13 Jadi Simbol Harapan dan Komitmen SBS-HMS

Kemudian, lanjut Marius Boko, dari segi akses transportasi, orang wewiku ketika hendak mengakses pelayanan kesehatan itu di bawa ke RSPP Betun lebih cepat.

“Saya menyesali kenapa RSP Wewiku itu kemudian pembangunannya dipindahkan dari Laenmanen ke Wewiku, itu karena egonya pimpinan wilayah saat itu. Dia yang mau pindahkan lokasinya karena ada kepentingan lain. Sehingga kita juga tidak tahu pada saat itu pemindahan lokasi pembangunan RSP itu di setujui oleh pemerintah pusat atau tidak. Dan ini otomatis mengecewakan orang yang mendatangkan RSP di Malaka,” kata Marius Boko

Dikatakannya, RSP itu bukan program atau perjuangannya Pemerintah Daerah dalam hal ini bupati saat Simon Nahak. Tapi itu merupakan perjuangannya Gubernur NTT sekarang, Melki Laka Lena yang saat itu masih menjabat sebagai Anggota DPR RI Komisi IX bagian kesehatan.

Baca Juga: Ketika Anak-anak Menyambut Pemimpin dengan Telanjang Kaki dan Bupati SBS Datang dengan Hati yang Tulus

“Jadi kita sebagai anggota DPRD Kabupaten Malaka sangat mendukung tugas APH, sehingga kalau bisa jangan hanya sampai di tahapan penyelidikan. Tetapi jika ada temuan pelanggaran regulasi, ada kesalahan dari sisi penempatan lokasi pembangunan, dari sisi anggaran, APH harus bisa tetapkan siapa-siapa yang bermasalah untuk diproses secara hukum,” tegasnya

Jadi, kata Marius, hukum itu harus ada dasar pembuktiannya, terus harus dilihat dari segi asas manfaat adanya RSP itu. Apakah RSP ini setelah dibangun itu mau dimanfaatkan atau tidak, karena dibiarkan mubasir seperti sekarang itu percuma.

 

“Seandainya waktu itu pembangunannya tetap di Laenmanen pasti saat ini sudah dimanfaatkan. Jadi saya sangat menyesalkan hal itu,” tandanya

Baca Juga: Henri Melki Simu: Langkah-Langkah Tanpa Lelah untuk Rai Malaka

Sebelumnya, Bangunan Rumah Sakit Pratama Wewiku Kabupaten Malaka Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), kini terbengkalai setelah diresmikan oleh mantan Bupati Simon Nahak pada 13 Juni 2024

Bangun megah di perbatasan Kabupaten TTS dan Malaka ini diresmikan bertepatan dengan hari ulang tahun mantan bupati Malaka, Simon Nahak

Namun, Kini Proyek Pembangunan Gedung Rumah Sakit (RS) Pratama Wewiku di Kabupaten Malaka persis di belakang Puskesmas Alkani ini menelan anggaran senilai Rp44,95 Miliar disinyalir Terindikasi Korupsi

Baca Juga: Wakil Bupati HMS Pastikan Jalan Welaus-Sanleo Aman Untuk Dilalui

Pasalnya, Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) NTT Ikhwan Nul Hakim bersama jajarannya, termasuk Plt. Kajari Belu Yoanes Kardinto, melakukan inspeksi mendadak ke lokasi rumah sakit tersebut pada Rabu (19/06/2025).

 

“Saat ini kami sedang lakukan pengumpulan bahan dan keterangan (Pulbaket) terhadap RSP Wewiku karena kuat dugaan adanya indikasi korupsi,” kata Aspidsus Kejati NTT, Ridwan Sujana Angsar, S. H. M. H, seperti dilansir dari Okenusra, Senin 23 Juni 2025.

Ditegaskan mantan Kajari Kabupaten Kupang ini, kuat dugaan adanya Mark Up dalam Harga Perkiraan Sendiri (HPS) dalam pekerjaan RSP Wewiku, Kabupaten Malaka.

Baca Juga: SBS Tersenyum Bahagia: Kemenangan PS Malaka U13 Jadi Simbol Harapan dan Komitmen SBS-HMS

“Ada sejumlah item pekerjaan lainnya yang tidak sesuai dengan standar kelayakan untuk Fasilitas kesehatan seperti instalasi listrik,” ujar Aspidsus Kejati NTT.***

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini

+ Gabung

Exit mobile version