RaebesiNews.com – Hasil laut Abudenok di Kabupaten Malaka cukup menjanjikan. Laut Abudenok di Desa Umatoos terkenal sebagai penghasil Udang dan Kepiting sudah sejak zaman dahulu kala.
Potensi hasil laut Abudenok ini akhirnya mencuri perhatian investor besar asal Tiongkok bernama Liguohua.
Pada Rabu 28 Februari 2024 kemarin, Bupati Malaka Simon Nahak bersama Istri tercinta Maria Martina Nahak berhasil meyakinkan investor tersebut untuk berkolaborasi mengembangkan hasil laut Kepiting yang ada di Kabupaten Malaka.
Hal itu dibuktikan dengan kunjungan langsung dari investor asal Tiongkok tersebut dengan didampingi oleh dua orang stafnya, Herman dan Yukari di Pantai Abudenok, pada Rabu 28 Februari 2024.
Herman kepada wartawan mengatakan bahwa kunjungan mereka ke Malaka merupakan hasil koordinasi yang baik dari Bupati Simon Nahak dan istrinya Maria Nahak.
Sebelumnya kata Herman, dirinya sudah berdiskusi banyak hal bersama Bupati Malaka terkait hasil laut di Kabupaten Malaka. Pointnya menurut Herman, kerjasama ini bertujuan agar meningkatkan hasil laut di Malaka agar ke depannya makin meningkat dan lebih baik.
Menurut Herman, awal mula investor asal Negeri Tirai Bambu tertarik berinvestasi di Malaka lantaran tertarik dengan rasa Kepiting rebusnya yang gurih dan enak.
“Setelah kami mencicipi masakan Kepiting yang direbus lalu hanya ditaburi sedikit garam rasanya sangat enak dan menurut Liguohua Kepiting terenak yang pernah ia cicipi hanya ada di Kabupaten Malaka,” kisah Herman.
“Setelah kunjungan ini kita akan memulai eksekusi karena kita sudah ada izin ekspor Kepiting termasuk di Bali juga sudah ada. Dan berkaitan dengan izin, bukan hanya izin dari Pemerintah Indonesia tetapi juga dari Pemerintah Tiongkok juga sudah membuka pintu untuk Indonesia secara umum termasuk di Kabupaten Malaka. Maka itu kita berkolaborasi antara Kabupaten Malaka, Bali dengan Tiongkok di Shanghai,” ungkap Herman.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Bupati Malaka Dr. Simon Nahak bersama Ibu dan jajarannya yang sudah menerima kami untuk bekerjasama mengembangkan potensi laut di Malaka,” ungkap Herman.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
