RaebesiNews.com – Kepemimpinan Stefanus Bria Seran dan Henri Melki Simu meninggalkan warisan penting di sektor kesehatan Kabupaten Malaka. Warisan itu bukan hanya berupa program, tetapi sistem kesehatan yang berkeadilan dan berkelanjutan.
Pelayanan kesehatan gratis, penguatan puskesmas, peningkatan kualitas RSUPP Betun, serta pendekatan preventif telah membentuk fondasi yang kuat bagi masa depan Malaka.
Bupati SBS menegaskan bahwa pembangunan kesehatan harus berpihak pada rakyat kecil. “Pemerintah harus hadir untuk semua, bukan hanya yang mampu,” katanya.
HMS menyebut bahwa sistem yang dibangun harus bisa berjalan lintas kepemimpinan. “Kesehatan rakyat tidak boleh tergantung pada siapa yang berkuasa,” ujarnya.
Warisan ini terlihat dari meningkatnya akses, kualitas, dan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan. Warga desa, petani, nelayan, hingga masyarakat perbatasan kini memiliki hak yang sama untuk hidup sehat.
Lebih dari itu, sistem kesehatan era SBS–HMS membangun martabat manusia. Masyarakat tidak lagi diperlakukan sebagai objek, tetapi sebagai subjek pembangunan.
Di Malaka, kesehatan telah menjadi simbol kehadiran negara dan bukti bahwa pemerintahan yang berpihak pada rakyat bukan sekadar janji, melainkan kerja nyata.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RaebesiNews.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
