RAEBESINEWS.COM-Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, pada Rabu, 7 Mei 2025.
Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau dan memberikan dukungan pada sektor pendidikan dan pertanian di wilayah Kabupaten Kupang.
Dalam kunjungan pertamanya, Wapres Gibran mengunjungi Sekolah Dasar Inpres (SDI) Kaniti yang terletak di Kecamatan Kupang Tengah.
Kedatangan orang nomor dua di Indonesia ini disambut oleh Bupati Kupang, Yosef Lede, dan Wakil Bupati, Aurum Titu Eki.
Baca Juga: 35 Peserta Studi Lapangan Kepemimpinan Administrator Disambut Wakil Bupati Belu
Didampingi Gubernur NTT, Melki Laka Lena, dan Wakil Gubernur, Johni Asadoma, Wapres Gibran meninjau proses belajar mengajar di beberapa kelas serta berinteraksi langsung dengan para guru dan siswa.
Sebagai bentuk dukungan terhadap pendidikan, Wapres Gibran menyerahkan bantuan berupa buku tulis, tas, sepatu, dan sejumlah unit Chromebook kepada siswa.
Selain itu, diberikan juga pelatihan Al Ignition Program bagi murid dan guru serta persiapan pelatihan TOEFL.
Kepala SDI Kaniti, Yuliana Nenabu, menyampaikan rasa syukur atas kunjungan dan bantuan yang diberikan.
Baca Juga: Serena Cosgrova Francis, Srikandi Dari Kupang ke Panggung Nasional
Ia mengungkapkan bahwa bantuan tersebut sangat bermanfaat mengingat keterbatasan sarana dan prasarana di sekolah.
Yuliana juga berharap adanya perhatian lebih lanjut terhadap kebutuhan laboratorium dan perbaikan ruang kelas yang rusak.
Setelah dari SDI Kaniti, Wapres Gibran melanjutkan kunjungan ke lokasi persawahan Tulun di Desa Baumata Utara.
Didampingi Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, beliau menyerahkan bantuan alat mesin pertanian berupa traktor dan mesin pompa air kepada para petani.
Baca Juga: Pro Rakyat: SBS HMS Gratiskan Pelayanan Kesehatan Cukup Tunjukkan E-KTP Beralamat Malaka
Dalam dialog dengan petani, dibahas mengenai efisiensi irigasi dan kebutuhan air untuk pertanian.
Selanjutnya, Wapres Gibran meninjau progres pembangunan Bendungan Tefmo/Manikin yang terletak di Kecamatan Taebenu.
Bendungan ini dirancang untuk mendukung pengembangan pertanian dengan daya tampung total sebesar 28,20 juta m³ dan potensi pengairan seluas 652 hektare daerah irigasi.
Proyek yang dimulai sejak tahun 2018 ini ditargetkan rampung pada 2028 dengan nilai investasi lebih dari dua triliun rupiah. Saat ini, progres pembangunan fisiknya telah mencapai 62,65%.
Baca Juga: SBS HMS Perkuat RSUPP Betun dengan 11 Dokter Spesialis, Tak Perlu Lagi Rujuk ke Kupang atau Atambua
Wapres Gibran menekankan bahwa Bendungan Manikin bukan hanya sebatas proyek infrastruktur, tetapi juga sebagai investasi jangka panjang yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Beliau meminta kerja kolaborasi antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, dan masyarakat untuk kelancaran dan keberhasilan proyek ini.
Kunjungan Wapres Gibran Rakabuming Raka ke Kabupaten Kupang menunjukkan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pertanian di daerah.
Baca Juga: Kades Nanin Diduga Sembunyikan Peran BPD, Stempel Diminta Paksa untuk Legalkan Anggaran
Dengan dukungan sarana dan prasarana yang memadai, diharapkan dapat tercipta generasi penerus bangsa yang berkualitas serta peningkatan kesejahteraan petani melalui pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
