RaebesiNews.com – Pemerintah Kabupaten Kabupaten Malaka terus mempertahankan tradisi pelantikan pejabat di ruang terbuka, khususnya kawasan pantai. Praktik ini kembali dilakukan saat Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran, melantik pejabat tinggi pratama Eselon 2b, pejabat administrator dan pengawas di Pantai Hasan Maubesi, Sabtu (11/4/2026).
Tradisi tersebut kerap memunculkan pertanyaan publik. Menjawab hal itu, Bupati yang akrab disapa SBS menjelaskan bahwa ada dua alasan utama di balik pemilihan lokasi pelantikan di pantai.
Pertama, keterbatasan fasilitas. Pemerintah daerah belum memiliki aula representatif yang mampu menampung seluruh peserta secara layak.

“Kalau dipaksakan di dalam ruangan, nanti sebagian di dalam, sebagian di luar, bisa menimbulkan keresahan dan dianggap diskriminatif,” ujar SBS.
Menurutnya, pelantikan di ruang terbuka justru memberikan akses yang lebih luas dan adil bagi masyarakat untuk hadir tanpa batasan.
Alasan kedua adalah upaya mempromosikan potensi wisata daerah. Dengan garis pantai sepanjang kurang lebih 83 kilometer yang membentang dari perbatasan Timor Leste hingga Kabupaten Timor Tengah Selatan, Malaka dinilai memiliki kekayaan alam yang perlu diperkenalkan secara luas.
“Ini juga kesempatan untuk memperkenalkan pantai kita kepada masyarakat luas. Kita punya banyak potensi wisata yang harus dipromosikan,” katanya.
Pelantikan di kawasan Teluk Maubesi sekaligus menjadi ajang publikasi destinasi wisata lokal. Pantai Hasan Maubesi dikenal memiliki teluk yang tenang dengan hamparan hutan mangrove yang hijau dan alami.

Secara geografis, kawasan ini masih satu bentang dengan Pantai Motadikin, berjarak sekitar 7 kilometer. Lokasinya juga tidak jauh dari Taman Eden Malaka.
Namun, akses menuju lokasi masih terbatas. Jalan yang tersedia saat ini masih bersifat darurat dan umumnya digunakan oleh nelayan setempat. Pemerintah daerah diharapkan ke depan dapat meningkatkan infrastruktur, termasuk pembangunan jalan hotmix menuju kawasan hutan cemara Hasan Maubesi.
Dengan konsep pelantikan di ruang terbuka, Pemerintah Kabupaten Malaka tidak hanya menjalankan agenda pemerintahan, tetapi juga memanfaatkan momentum untuk mendorong sektor pariwisata sebagai salah satu potensi unggulan daerah.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











