Menuju Pemilu 2029, Bawaslu Malaka Dorong Pembelajaran yang Berdampak pada Kinerja Pengawas

Reporter : Frido Umrisu Raebesi Editor: Redaksi RaebesiNews.com
IMG-20260904-WA0054
Menuju Pemilu 2029, Bawaslu Malaka Dorong Pembelajaran yang Berdampak pada Kinerja Pengawas

RaebesiNews.com – Membangun pengawasan Pemilu yang berkualitas membutuhkan sumber daya manusia yang kompeten. Karena itu, Bawaslu Kabupaten Malaka mendorong penguatan kompetensi pengawas melalui pembelajaran yang terarah, relevan, dan berkelanjutan.

Hal tersebut menjadi fokus Bawaslu Malaka dalam Bawaslu Membelajarkan Volume II yang diluncurkan dan ditayangkan mulai 3 September 2026 dengan mengangkat materi “Membangun Kompetensi, Menguatkan Pengawasan Menuju Pemilu 2029.”

Materi tersebut merupakan bagian dari topik Manajemen Pengembangan SDM Bawaslu: Sistem Kompetensi, Kurikulum, dan Kediklatan. Tiga presenter Bawaslu Malaka, Nadap Betty, S.Pi., M.H., Aprianus Putrason Niron, S.Fil., dan Hilarius Bria Suri, S.H., menguraikan bagaimana sistem kompetensi, kurikulum, dan pembelajaran dapat diarahkan untuk memperkuat kualitas pengawasan.

Ketua Bawaslu Malaka, Nadap Betty, menempatkan pengalaman Pemilu dan Pemilihan 2024 sebagai salah satu sumber penting dalam menentukan kebutuhan pengembangan kompetensi pengawas. Pengalaman tersebut dapat menjadi dasar untuk mengevaluasi sekaligus merancang kebutuhan pembelajaran yang lebih sesuai dengan tantangan pengawasan di masa mendatang.

Pada sisi lain, Aprianus Putrason Niron menyoroti pentingnya kurikulum yang disusun berdasarkan kebutuhan nyata. Menurutnya, pembelajaran akan lebih bermakna apabila tidak hanya menyampaikan teori, tetapi juga mengintegrasikan pengalaman pengawasan, studi kasus, dan praktik lapangan.

Sementara Hilarius Bria Suri menegaskan bahwa ukuran keberhasilan pembelajaran bukan semata-mata pada tersampaikannya materi, melainkan pada sejauh mana pembelajaran tersebut mampu meningkatkan kompetensi dan kinerja pengawas.

Dengan demikian, pembelajaran ditempatkan bukan sekadar sebagai kegiatan pengembangan kapasitas, tetapi sebagai bagian dari proses membangun profesionalitas jajaran pengawas secara berkelanjutan.

Bawaslu Malaka juga mendorong agar berbagai pengalaman yang muncul dalam pelaksanaan tugas pengawasan dapat didokumentasikan dan ditransformasikan menjadi pengetahuan kelembagaan. Dengan cara tersebut, pengalaman tidak hanya menjadi milik individu, tetapi dapat menjadi sumber belajar bersama dalam mempersiapkan pengawasan menuju Pemilu 2029.

Bawaslu Membelajarkan Volume II menjadi salah satu ruang pembelajaran untuk memperkuat kompetensi, kapasitas, dan profesionalitas jajaran pengawas. Video pembelajaran selengkapnya dapat disaksikan melalui kanal YouTube Bawaslu Kabupaten Malaka.***

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RaebesiNews.Com

+ Gabung

Exit mobile version