Daerah  

Kepala Desa Tesa Pimpin Kerja Bakti Massal, Wujudkan Desa Bersih dan Sehat

Screenshot 20250517 200719 WhatsApp 286528547

RAEBESINEWS.COM – Kepala Desa Tesa, Wenseslaus Klau Seran, memimpin langsung kegiatan kerja bakti massal bersama masyarakat dan aparat desa pada Jumat (16/5). 

Baca Juga: Masyarakat Umakatahan Antusias Sambut Pembentukan Koperasi Merah Putih

Aksi gotong royong ini difokuskan pada pembersihan bahu jalan utama di wilayah Desa Tesa, Kecamatan Laenmanen, Kabupaten Malaka.

Kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian pemerintah desa terhadap kebersihan lingkungan, sekaligus implementasi dari instruksi Bupati Malaka, dr. Stefanus Bria Seran, yang menekankan pentingnya kebersihan sebagai indikator kesehatan dan kenyamanan hidup masyarakat desa.

Baca Juga: Bupati Malaka Serukan Persatuan: Jangan Adu Domba Pemimpin!

Warga terlihat antusias berpartisipasi dalam kerja bakti tersebut. Menggunakan alat seadanya seperti parang, sabit, dan cangkul, mereka membersihkan semak dan rerumputan di sepanjang jalan desa.

“Kegiatan ini tidak hanya soal bersih-bersih, tapi juga membangun rasa kebersamaan dan tanggung jawab kolektif terhadap lingkungan,” ujar Kepala Desa Wenseslaus Klau Seran di sela kegiatan.

Baca Juga: Kejar Target 127 Koperasi Merah Putih, Dinas Koperasi Malaka Tak Kenal Hari Libur

Ia juga menyampaikan apresiasi atas semangat warganya yang rela meluangkan waktu dan tenaga demi menciptakan lingkungan desa yang bersih dan tertata.

Salah satu warga, Antonius, menyampaikan bahwa kerja bakti seperti ini sudah menjadi tradisi, namun dengan kepemimpinan baru, semangat gotong royong terasa semakin hidup.

Baca Juga: Di Balik Lahan Hortikultura Wakil Ketua DPRD Malaka, Ada Harapan dan Motivasi Untuk Rakyat

“Pak Desa ajak kami turun langsung. Kami senang karena desa jadi lebih rapi, dan kami merasa dilibatkan langsung dalam pembangunan,” tuturnya.

Kerja bakti ini dijadwalkan menjadi agenda rutin mingguan di Desa Tesa, dengan fokus berbeda setiap pekannya, mulai dari kebersihan jalan, saluran air, hingga ruang publik desa.

Langkah ini menjadi contoh konkret bagaimana kolaborasi antara pemerintah desa dan masyarakat bisa mewujudkan perubahan dari hal-hal sederhana namun berdampak besar bagi kehidupan bersama.***

 

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini

+ Gabung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *