Daerah  

Kepala Desa Se-Kecamatan Sasitamean Kompak Perbaiki Jalan Rusak As Manulea-Kateri

Screenshot 2025 07 31 15 04 29 77 99c04817c0de5652397fc8b56c3b3817 2360838051

 

RaebesiNews.com – Pemandangan tak biasa tampak di ruas jalan As Manulea – Kateri, Kecamatan Sasitamean, Kabupaten Malaka, Kamis (31/07/2025). Sembilan kepala desa se-Kecamatan Sasitamean bahu-membahu bersama warga memperbaiki jalan yang rusak parah.

Aksi kolektif ini bukan proyek besar dari pemerintah pusat atau provinsi, tetapi murni inisiatif lokal yang lahir dari rasa tanggung jawab dan kepedulian terhadap aksesibilitas masyarakat.

Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Wakil Bupati Malaka, Henri Melki Simu (HMS), Sekretaris Daerah Kabupaten Malaka, dua anggota DPRD Dapil III yakni Evi Seran dan Sipri Kore, Ketua Fraksi PDIP Wendelinus Nahak, serta advokat Pemkab Malaka Petrus Kabosu. Selain aparat, masyarakat dari berbagai desa juga turut ambil bagian dalam kerja bakti tersebut.

Jalan Rusak, Warga Menderita

Ruas jalan penghubung As Manulea – Kateri sudah lama rusak berat. Lubang-lubang besar, tanah bergelombang, serta genangan air di musim hujan membuat akses menjadi sangat sulit. Jalan ini adalah urat nadi mobilitas warga di Sasitamean, termasuk akses menuju sekolah, pusat layanan kesehatan, dan pasar-pasar rakyat.

Melihat kondisi tersebut, para kepala desa di Sasitamean tidak tinggal diam. Mereka bersepakat untuk mengambil langkah cepat dengan menimbun dan meratakan jalan secara gotong royong.

HMS: Inisiatif Para Kepala Desa Layak Diapresiasi

Saat ditemui di lokasi kegiatan, Wakil Bupati Malaka HMS menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap langkah konkret para kepala desa.

“Kegiatan ini murni inisiatif dari 9 kepala desa di Sasitamean. Mereka tidak menunggu, tetapi bertindak. Ini bentuk kepemimpinan di tingkat bawah yang patut diapresiasi,” ujar HMS kepada RaebesiNews.com.

HMS juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Malaka akan terus mendorong kolaborasi lintas sektor, antara pemerintah desa, masyarakat, dan lembaga legislatif, untuk menjawab kebutuhan mendesak di wilayah masing-masing.

“Pemkab Malaka tentunya mendukung kegiatan positif yang dilakukan di desa. Apalagi ini untuk kepentingan banyak orang. Terima kasih untuk para kepala desa, para anggota DPRD yang hadir, dan masyarakat seluruh Kecamatan Sasitamean,” tambahnya.

Simbol Persatuan dan Kepedulian

Apa yang dilakukan di Manulea bukan sekadar kerja bakti, melainkan simbol kekompakan, tanggung jawab sosial, dan solidaritas lintas desa. Para kepala desa yang hadir tidak hanya membawa alat berat dan material timbunan, tetapi juga membawa semangat kebersamaan.

Menurut seorang warga Desa Umatnana, aksi ini sangat membantu masyarakat yang selama ini mengeluhkan sulitnya akses ke Betun dan daerah lain.

“Kalau tunggu proyek besar, kami tidak tahu kapan jalan ini bisa bagus. Tapi sekarang, kami sendiri yang perbaiki. Ini baru luar biasa,” ujarnya dengan penuh semangat.

Harapan untuk Pemerintah Pusat

Meski perbaikan ini bersifat darurat, masyarakat berharap agar pemerintah pusat dan provinsi NTT segera turun tangan untuk melakukan peningkatan jalan secara permanen. Jalan As Manulea – Kateri adalah akses vital yang seharusnya mendapat prioritas dalam perencanaan pembangunan infrastruktur.

Dengan semangat gotong royong yang menyala dari desa-desa di Sasitamean, Malaka menunjukkan bahwa perubahan bisa dimulai dari bawah. Dari jalan yang rusak, lahir harapan baru: bahwa kolaborasi nyata antara masyarakat dan pemimpin lokal mampu menjadi fondasi pembangunan yang sejati.***

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini

+ Gabung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *