RAEBESINEWS.COM – Selasa pagi, 4 Juni 2025, udara di halaman Rumah Jabatan Gubernur NTT masih sejuk ketika Wakil Bupati Malaka, Henri Melki Simu, melangkah masuk untuk sebuah pertemuan penting.
Ia datang membawa suara rakyat dari selatan perbatasan: jeritan jalan rusak dan harapan anak-anak sekolah menengah yang menanti fasilitas layak.
Dalam pertemuan hangat dan penuh kekeluargaan itu, Wabup Henri menyampaikan dua hal mendesak kepada Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena.
Baca Juga: Kritik Tanpa Data: Aksi Mahasiswa yang Tergesa dan Tersesat di Malaka
Yang pertama adalah kondisi ruas jalan provinsi Welaus–Kusa dan Betun–Motamasin yang kini rusak parah dan kerap memicu kecelakaan. Yang kedua adalah kebutuhan mendesak akan gedung sekolah menengah (SMA/SMK) yang layak di Kabupaten Malaka.
“Dua ruas jalan ini adalah nadi ekonomi dan mobilitas warga kami. Kondisinya sudah membahayakan jiwa. Kami mohon perhatian serius dari Pemerintah Provinsi,” ujar Wabup Henri dalam pertemuan itu.
Jalan Welaus–Kusa merupakan urat transportasi utama yang menghubungkan pusat kecamatan dan kawasan pertanian subur di bagian timur Malaka.
Baca Juga: Koalisi Pembangunan: Malaka dan Pemprov NTT Satukan Langkah untuk Rakyat
Sementara Betun–Motamasin adalah jalur strategis yang menghubungkan ibu kota kabupaten dengan pintu perbatasan RI–Timor Leste di Motamasin. Kedua ruas ini bukan hanya penting untuk Malaka, tapi juga untuk arus logistik antarnegara dan distribusi pangan dari Malaka sebagai lumbung pertanian NTT.
Selain infrastruktur, Wabup Henri juga mengangkat persoalan pendidikan menengah di Malaka. Banyak sekolah SMA dan SMK kekurangan gedung yang layak. Beberapa masih menumpang di gedung darurat atau kekurangan ruang kelas.
“Kami berharap pemerintah provinsi bisa membangun gedung baru untuk SMK dan SMA. Pendidikan adalah fondasi masa depan anak-anak kami,” ujarnya.
Gubernur Emanuel Melkiades Laka Lena merespons dengan optimisme dan komitmen. Ia menegaskan bahwa Kabupaten Malaka merupakan salah satu wilayah prioritas dalam pembangunan Provinsi NTT.
“Malaka adalah positif di NTT. Kami akan genjot pembangunan infrastruktur, pendidikan, dan khususnya sektor pertanian,” kata Gubernur Melki.
Ia juga menyinggung Instruksi Presiden tentang Swasembada Pangan dan menyebut Malaka sebagai salah satu sentra pangan strategis di provinsi ini. Pembangunan jalan, menurutnya, adalah bagian penting dari rantai distribusi pangan dan juga pelayanan dasar.
“Kita pastikan penanganan jalan Welaus–Kusa dan Betun–Metamauk segera masuk dalam program prioritas. Juga akan ada bantuan gedung sekolah untuk SMA dan SMK di Malaka,” tegas Gubernur Laka Lena.
Pertemuan ini memberi secercah harapan bagi masyarakat Malaka. Ketika jalan kembali mulus dan ruang kelas berdiri kokoh, masa depan pun akan lebih terang, bukan hanya untuk Malaka, tapi juga untuk NTT yang bermartabat dan sejahtera.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
