Daerah  

BUMDes Matahari Oenaek Dorong Pertanian Hortikultura untuk Dukung Program MBG

Screenshot 20250719 185412 WhatsApp 252315397

RAEBESINEWS.COM – Pemerintah Desa Oenaek, Kecamatan Laenmanen, Kabupaten Malaka, terus menunjukkan komitmennya dalam mengakselerasi pembangunan desa berbasis visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Malaka, khususnya di sektor pertanian.

Salah satu langkah nyata yang sedang berjalan saat ini adalah pengolahan lahan pertanian hortikultura seluas 1 hektar yang dikelola langsung oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Matahari Oenaek.

Program ini tidak sekadar menjadi bagian dari pembangunan ekonomi desa, tetapi juga merupakan kontribusi konkret terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden terpilih, Prabowo Subianto.

Program MBG kini didorong dari tingkat pusat hingga ke desa-desa sebagai upaya untuk menyediakan bahan pangan lokal yang sehat dan bergizi bagi masyarakat luas, terutama anak-anak sekolah dan kelompok rentan.

Lombok, Tomat, dan Pepaya Kalifornia: Tiga Komoditas Unggulan

Di atas lahan 1 hektar tersebut, BUMDes Matahari Oenaek akan menanam dua komoditas utama yakni lombok (cabai) dan tomat. Sebagai pelengkap dan nilai estetika lahan, ditambahkan pula tanaman pepaya Kalifornia yang dikenal produktif, manis, dan bernilai jual tinggi.

“Langkah ini kami ambil berdasarkan hasil musyawarah desa bersama BPD, pengurus BUMDes, serta tokoh-tokoh masyarakat. Ini bukan sekadar proyek, tetapi bagian dari strategi besar desa untuk mendukung ketahanan pangan,” ujar Kepala Desa Oenaek, Yuvensius Un.

Musyawarah dan Kolaborasi Masyarakat

Program ini digagas dari proses musyawarah bersama antara pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), pengurus BUMDes, serta tokoh-tokoh adat dan masyarakat yang ada di wilayah Oenaek.

Kebijakan pengelolaan lahan oleh BUMDes ini diambil untuk memastikan program pertanian berjalan profesional, berkelanjutan, dan berdampak langsung pada peningkatan pendapatan desa.

“Semua langkah ini berpijak pada semangat gotong royong. Kami ingin menunjukkan bahwa desa bisa mandiri, produktif, dan menjadi penopang kebijakan besar nasional seperti MBG,” ujar Kades Yuvensius Un dengan penuh semangat.

Dukungan dari Kabupaten hingga Nasional

Program pertanian ini sejalan dengan visi pembangunan Bupati dan Wakil Bupati Malaka (SBS-HMS) yang menaruh perhatian besar pada sektor pertanian sebagai penggerak ekonomi desa. Pemerintah Kabupaten Malaka melalui dinas teknis juga memberikan dukungan dalam bentuk pendampingan dan bantuan teknis, selaras dengan arahan program MBG dari pemerintah pusat dan provinsi.

Dari Lahan Desa ke Piring Rakyat

Dengan pengolahan lahan 1 hektar secara optimal, Desa Oenaek berharap dapat menghasilkan produk hortikultura yang tak hanya memenuhi kebutuhan lokal, tetapi juga berkontribusi dalam pemenuhan kebutuhan pangan untuk program MBG.

“Kami berharap hasil panen ini bisa masuk ke dapur-dapur umum sekolah, posyandu, dan lembaga penerima manfaat MBG. Ini bagian dari upaya desa kami untuk turut membangun Indonesia dari bawah,” tegas Kades Yuvensius Un.

Dengan semangat Dari Desa untuk Indonesia, Desa Oenaek membuktikan bahwa pembangunan yang dimulai dari tanah sendiri, hasil musyawarah sendiri, dan dikelola sendiri, mampu menjadi kekuatan besar dalam menciptakan masa depan yang lebih sehat dan sejahtera bagi semua.***

 

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini

+ Gabung

Exit mobile version